Jumat, 29 Mei 2026 WIB

Antisipasi Monkeypox, Dinkes Bengkalis Gelar Rakor Lintas Sektoral

Harijal - Kamis, 16 Mei 2019 14:56 WIB
Antisipasi Monkeypox, Dinkes Bengkalis Gelar Rakor Lintas Sektoral
Diskominfotik Bengkalis
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alwizar saat memimpin rapat lintas sekotral bahas antisipasi monkeypox

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Guna mengantisipasi masuknya penyakit menular cacar monyet atau monkeypox dari Singapura. Hari ini, Kamis 16 Mei 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral.

Dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alwizar selaku pimpinan rapat, rakor itu membahas antisipasi masuknya monkeypox melalui pintu masuk Kabupaten Bengkalis, yaitu pelabuhan domestik Bandar Laksamana, pelabuhan internasional Bandar Sri Setia Raja Selat Baru dan pelabuhan kargo UP II Pertamina Sei Pakning.

"Sebagai langkah antisipatif, Dinkes Bengkalis telah menjalin kerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), khususnya di pelabuhan internasional Bandar Sri Setia Raja, Selatbaru Kecamatan Bantan," ungkapnya.

Baca Juga:

Alwizar menjelaskan, kerjasama itu dilakukan karena KKP memiliki alat pengukur suhu tubuh (thermoscanner). Bila penderitanya berjalan melewati alat itu, maka secara otomatis akan terdeteksi, sehingga petugas akan langsung memeriksanya secara klinis.

"Kalau memang benar, maka pasien akan langsung di rujuk ke RSUD untuk diberi perawatan medis dan isolasi penderita sampai sembuh," jelasnya.

Baca Juga:

Diakui Alwizar, memang sampai hari ini belum ditemukan kasus penderita monkeypox ditemukan dari Batam maupun Bengkalis. Karenanya ia mengimbau kepada masyarakat, terutama yang hendak melakukan perjalanan ke Batam atau Singapura, agar sedapat mungkin menjauhi sumber penyebarannya.

Seperti diketahui, penyakit yang disebakan virus monkeypox itu terdapat pada hewan primata, seperti monyet, lutung, orang utan, kedih dan sejenisnya. Monkeypox mirip sekali dengan penyakit ruam lain. Gejalanya adalah demam, sakit, pembengkakan kelenjar getah bening, serta ruam kulit.

"Pencegahan penularan virus monkeypox juga bisa dengan cara menghindari kontak langsung dengan tikus dan primata," ujar pria yang akrab disapa Awi tersebut mengakhiri.

Selain mengundang Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Adisutrisno, rapat yang digelar di Kantor Dinkes tersebut tersebut juga dihadiri Suiswantoro dari RSUD Bengkalis, perwakilan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkalis dan KKP III Dumai Wilker Bengkalis.***

SHARE:
beritaTerkait
Kebun Negara Dijarah, Mitra PT Agrinas Palma Nusantara Tempuh Jalur Hukum
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau
Semangat Berbagi Idul Adha, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
komentar
beritaTerbaru