Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Ini Kata Menteri Nadiem Soal Jadwal Masuk Sekolah

Harijal - Jumat, 22 Mei 2020 19:20 WIB
Ini Kata Menteri Nadiem Soal Jadwal Masuk Sekolah
(CNBC Indonesia/Arif Budiansyah)
Foto: Kemitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Netflix

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim membantah soal informasi yang beredar tentang tahun ajaran baru yang dilakukan bulan Juni 2020 mendatang.

Sebelumnya, Kemenko Perekonomian lewat kajian awal pemuihan ekonomi yang akan dilakukan secara bertahap menyebut bahwa kegiatan pendidikan di sekolah sudah boleh dilakukan pada 15 Juni 2020. Namun dengan sistem shift sesuai jumlah kelas.

"Mohon menunggu dan saya belum bisa memberikan statement apapun untuk keputusan itu. Karena dipusatkan di gugus tugas. Mohon kesabaran. Kalau ada hoax-hoax dan apa sampai akhir tahun, itu tidak benar," kata Nadiem saat melakukan rapat kerja virtual dengan Komisi X, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga:

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan di tengah pandemi covid-19 saat ini, keputusan mengenai kapan akan dimulai tahun ajaran baru bukan ada di tangannya.

"[Keputusan] bukan di Kemendikbud. Keputusannya kapan, dengan format apa, dan seperti apa, dan karena ini faktor kesehatan, itu masih di gugus tugas," kata Nadiem melanjutkan.

Baca Juga:

Kendati demikian, lanjut Nadiem, Kemendikbud sebagai eksekutor pendidikan, selalu siap dengan semua skenario. Skenario apapun, kata dia saat ini masih terus diskusikan dengan apra pakar dan keputusan masih di tangan gugus tugas penanganan covid-19.

Adanya pandemi covid-19 saat ini kata Nadiem, juga sangat berdampak pada sistem pembelajaran yang dilakukan di rumah. Tapi, kata dia dampak ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh negara.

"Memang kita harus jujur dan pragmatis, belajar di rumah jelas punya dampak negatif ke pembelajaran. Bukan hanya di Indonesia, tapi seluruh negara. Tapi kami yakin, keluar dari krisis ini ada hikmah dan pembelajaran, dan keluar dari mindset atau pola pikir yang baru, yang akan jadi katalis di revelousi pendidikan," jelas Nadiem.

"Walaupun kita mengalami penurunan saat ini, tapi akselerasi untuk keluar dari covid-19 ini menjadi sangat tinggi, dan lebih besar dan lebih cepat bisa melakukan adopsi perubahan2 yang baru, dari sisi teknologi dan pola pikir," kata Nadiem melanjutkan.

(CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
komentar
beritaTerbaru