Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Nadiem Sudah Minta Maaf, PGRI Tetap Minta Program Organisasi Penggerak Ditunda

Harijal - Rabu, 29 Juli 2020 14:52 WIB
Nadiem Sudah Minta Maaf, PGRI Tetap Minta Program Organisasi Penggerak Ditunda
(Foto: Antara)
Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi.

JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) meminta Kemendikbud untuk tidak melaksanakan dulu Program Organisasi Penggerak (POP) pada tahun ini. PGRI meminta agar POP tahun ini ditunda dan dananya dialihkan untuk mendukung pembelajaran di sekolah.

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan, sebaiknya pada tahun ini Kemendikbud fokus saja dulu pada evaluasi POP yang programnya itu ditujukan untuk pelatihan guru di seluruh Indonesia.

Menurut Unifah, kalaupun anggarannya sudah dikeluarkan maka dana tersebut bisa dialihkan terlebih dulu untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang saat ini dilakukan sekolah karena Pandemi Covid-19.

Baca Juga:

"Kami tetap minta ditunda. Dananya tahun ini sebaiknya untuk subsidi paket internet buat siswa dan guru. Silakan dievaluasi yang komprehensif," katanya ketika dihubungi, Rabu (29/7/2020)

Sikap PGRI sudah menyatakan tidak bergabung di POP, Unifah menyatakan pandemi Covid-19 datang meluluhlantakkan berbagai sektor kehidupan termasuk dunia pendidikan dan berimbas pada kehidupan siswa, guru, dan orang tua.

Baca Juga:

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim sudah meminta maaf terkait polemik POP. Dia meminta tiga organisasi kembali bergabung.

Tiga organisasi yang dimaksud yaitu Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, LP Maarif NU, dan PB PGRI. Nadiem menyebut tiga organisasi itu selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dan berjasa besar di dunia pendidikan bahkan jauh sebelum negara ini berdiri.

"Dengan penuh rendah hati, saya memohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang timbul dan berharap agar ketiga organisasi besar ini bersedia terus memberikan bimbingan dalam proses pelaksanaan program, yang kami sadari betul masih jauh dari sempurna,’’ ujar Nadiem di Jakarta, Selasa (28/7).

(iNews.id)

SHARE:
beritaTerkait
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
komentar
beritaTerbaru