Terseret Arus, Seorang Remaja Dilaporkan Tenggelam di Sungai Siak
kabarmelayu.com,SIAK Seorang remaja dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di depan Taman Singapur, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026)
Peristiwa
MANADO, kabarmelayu.com - Berbicara dalam seminar yang digelar di Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, 2 November 2016, Wakil Ketua MPR E.E. Mangindaan mengatakan, Gubernur Pertama Sulawesi Utara Sam Ratulangi sudah menyatakan bahwa pada Abad XXI bangsa Indonesia akan menghadapi Abad Pasifik.
Maka dari itu, Mangindaan berpesan agar kita (Bangsa Indonesia, red) bersiap diri menyambut atau menghadapi abad pasifik tersebut.
"Ternyata pikiran Sam Ratulangi yang sudah dinyatakan sejak dulu benar adanya, saat ini kita akan menghadapi Abad Pasifik," ujar Mangindaan.
Baca Juga:
"Sam Ratulangi itu seorang visioner," tambahnya.
Dalam menghadapi Abad Pasifik, posisi Sulawesi Utara merupakan wilayah yang langsung berhadapan dengan kawasan pasifik. Untuk itu Mangindaan berharap apa yang ada di Sulawesi Utara harus diberdayakan dalam menghadapi Abad Pasifik.
Baca Juga:
Dirinya senang ketika Pemerintah Sulawesi Utara sering mengadakan kerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi dalam menghadapi masa depan Sulawesi Utara khususnya dalam menghadapi Abad Pasifik.
Saat dirinya menjadi Gubernur Sulawesi Utara, Mangindaan mempunyai keinginan agar Manado dan Bitung dijadikan gateaway, pelabuhan internasional, dalam menyongsong era Abad Pasifik. "Karena provinsi ini di bibir Pasifik," ujarnya.
Dihadapan akademisi dan mahasiswa yang mengikuti seminar itu, dirinya sudah mendengar para akademisi di universitas dan provinsi itu menulis tentang Pasifik. Dari tulisan itu perlu dicari mana leading sector yang perlu dikembangkan.
"Mari kita kembangkan. Konsep yang ada harus diimplementasikan," tukasnya.
Bahkan menurut Mangindaan, konsep pembangunan Sulawesi Utara dalam menghadapi Abad Pasifik bisa diajukan ke Presiden karena Manado-Bitung merupakan kawasan yang akan dikembangkan sebagai kawasan ekonomi.
Mangindaan mengungkapkan, bila konsepnya dulu menjadikan Manado-Bitung sukses dijadikan pelabuhan internasional maka pelabuhan itu akan mampu menggeser pelabuhan di Singapura.
"Hal inilah yang tak disukai oleh Singapura. Untuk itulah hal-hal semacam ini harus dipikirkan termasuk dampaknya terhadap Filiphina. Mereka harus diajak bersinergi," pungkas Mangindaan. ***
(goriau.com)
kabarmelayu.com,SIAK Seorang remaja dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di depan Taman Singapur, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026)
Peristiwa
kabarmelayu.com,PELALAWAN Antono (40), seorang petani karet di Labupaten Pelalawan, Riau, dilarikan ke rumah sakit usai diserang seekor b
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui dinas kesehatan (Dinkes) dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terus
Kesehatan
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMASMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Article
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke81
Pendidikan
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
Polisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
Hukrim
Bicara di Forum IMTGT, Kapolda Riau Kerusakan Lingkungan pada Akhirnya Menjadi Ancaman Keamanan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) Green Cities Mayor Council
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menjaring seorang warga
Pemerintahan