Minggu, 05 Juli 2026 WIB

PJJ, SMPN 29 Pekanbaru Terapkan Daring, Siswa Dan Guru Sudah Dapat Paket Internet

Harijal - Jumat, 25 September 2020 15:15 WIB
PJJ, SMPN 29 Pekanbaru Terapkan Daring, Siswa Dan Guru Sudah Dapat Paket Internet
Kasek SMPN 29 Pekanbaru, Zamhuri,S Pd

PEKANBARU, kabarmelayu. com - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 29 Pekanbaru  menerapkan sistem daring (dalam jaringan) untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dimasa pandemi covid-19 ini. Hal itu dilakukan, agar proses pendidikan kepada siswa, dapat terus berjalan meski tidak melakukan belajar secara tatap muka. Kata Kasek SMPN 29 Pekanbaru, Zamhuri,S Pd, di ruang kerjanya, Jumat (30/9).

Dikatakan Zamhuri, agar PJJ daring efektif, pihak sekolah tidak hanya memantau para siswanya saja. Kehadiran dan ketepatan waktu para guru dalam PJJ, ikut dipantau. Hal itu dilakukan, untuk meningkatkan pelayanan kepada siswa dalam pelaksanaan PJJ dengan sistim umpan balik, terangnya.

Ditanya, bagaimana penilaian bahan ajarnya. Alhamdulillah, dari hasil jawaban siswa, guru selalu hadir tepat seperti yang telah dijadwalkan oleh sekolah di setiap kelas. Untuk komunikasi dan interaksi, mayoritas PJJ menggunakan apliksai WhatsApp (WA) dan Zoom meating. 

Baca Juga:

Ditambahkan Zamhuri, ada juga guru yang memberikan pembelajaran melalui aplikasi zoom meeting. Guru tersebut, secara langsung mejelaskan materi pembelajarannya kepada siswa dalam aplikasi itu.

Diakuinya, belajar sistim Daring membutuhkan banyak kuota internet. terutama pembelajaran melalui zoom meeting. Namun berkat bantuan paket internet dari pemerintah proses PJJ bisa berjalan dengan baik, ujarnya.

Baca Juga:

Saat ini seluruh siswa mulai kelas VII hingga IX sudah memerima kuota paket intetnet dengan perincian, kuota umum 5 GB dan 30 GB untuk belajar. Sementara untuk para guru menerima kuota paket internet sebesar 32 GB, urainya.

Ditanya kendala pelaksanaan PJJ. Menurut Zamhuri, secara umum bisa berjalan dengan baik, dengan persentase mencapai 60 persen. Yang menjadi kendala,  selain jaringan internet lemah dan masih adanya siswa yang belum memiliki handpone android, terangnya.

Dia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, agar proses belajar mengajar bisa normal kembali. Karena bagaimanapun proses belajar mengajar yang paling efektif adalah dengan tatap muka, pungkasnya. (jsn)

SHARE:
beritaTerkait
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
komentar
beritaTerbaru