Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI
kabarmelayu.com,BENGKALIS Dahari ,anggota PWI Bengkalis resmi mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Peristiwa
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Selain prestasi lulusan SMPN 16, diharapkan mampu hidup mandiri, jujur, bertanggungjawab, dan cerdas dalam menghadapi segala kondisi.
Hal ini disampaikan Kepala SMPN 16 Pekanbaru, Arbaiyah SPd, saat dikonfirmasi seputar obsesi yang ingin ia capai dalam mendidik siswa, Rabu (4/11/20).
"Pinginnya saya itu maunya lulusan SMPN 16 itu mandiri, jujur dan bertanggungjawab. Karena di dunia kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari, itu sangat penting. Cerdas menghadapi keadaan dalam menghadapi kondisi apapun" ujarnya.
Baca Juga:
Ia mengatakan meski nantinya dirinya tak lagi di SMPN 16, ia berpesan agar siswanya jangan merasa rendah diri, melainkan punya rasa optimis.
"Pada umumnya orangtua siswa sini banyak tak mampu. Meski begitu jangan merasa rendah diri, rendah hati boleh. Kalau rendah diri nggak ada kepercayaan diri, nggak ada kemandirian dalam hidup. Harus selalu berpikiran positif. Walaupun orang tua tidak mampu, kita harus optimis dalam hidup," tuturnya.
Baca Juga:
Sementara itu terkait Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama covid-19 kata Arbaiyah, SMPN 16 tetap memberlakukan sistim piket terjadwal.
"Untuk piket sekarang misalnya, datang ke sekolah itu bergiliran, satu hari 7 orang. Namun kalau kepala sekolah, staf TU, bidang kurikulum tetap datang," ucapnya.
Arbaiyah mengatakan, mengingat mayoritas guru SMPN 16 Pekanbaru berusia 50 tahun keatas, tentunya harus dilakukan secara bergiliran plus TU 3 orang. TU ini untuk melayaji surat-surat masuk, ucapnya.
Ia mengatakan, meski tanpa siswa namun sebelum melakukan aktivitas pihaknya mewajibkan semja guru dan staf mengaji selama 1 jam.
"Sebelum pekerjaan dimulai kami mengaji dulu, kita berdoa kepada Allah, kita lakukan dulu untuk akhirat baru dunia. Jadi dengan begitu ada ketenangan jiwa masing-masing dalam bekerja. Dengan jiwa yang tenang dan pikiran sehat, pikiran positif. Sedangkan bagi non muslim membaca Alkitab," ucapnya.
Arbaiyah menceritakan, sistim PJJ awalnya guru sedikit kewalahan. Namun seiring dengan perjalanan waktu akhirnya guru bisa melakukan aktifitas PJJ seperti biasa.
Sementara siswa yang tidak aktif dalam PJJ, pihaknya meminta guru bidang study memanggil orang tua. Hingga akhirnya diketahui bahwa orangtua siswa SMPN 16 mayoritas ekonomi menengah ke bawah. Hal ini terbukti dari sejumlah orangtua siswa yang hanya memiliki 1 android dalam 1 keluarga.
Alhasil, meski PR yang diberikan kepada peserta didik terlambat diserahkan ke sekolah, Arbaiyah meminta guru agar tetap menerima, ujarnya. (fin)
kabarmelayu.com,BENGKALIS Dahari ,anggota PWI Bengkalis resmi mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengutuk keras pembakara
Peristiwa
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Lingkungan
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos., M. Si, menghadiri malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur
Pemerintahan
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal Terus Tingkatkan Prestasi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bea Cukai Bengkalis menemukan sebanyak 652 Iphone ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSS
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Kehormatan PWI Pusat, H. Helmi Burman, mendesak manajemen Riau Pos Grup segera menyelesaikan seluruh hak
Sosial
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
TNI/Polri
Pastikan Keamanan Stok Beras, Menko Polkam Tinjau Gudang Bulog di Sumut
TNI/Polri