Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Dewan Rekomendasikan Disdik Riau Cek KBM di SMA Tri Bhakti

Harijal - Senin, 30 November 2020 21:06 WIB
Dewan Rekomendasikan Disdik Riau Cek KBM di SMA Tri Bhakti
Kepala SMA Tri Bhakti, Syafria Buana

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dinilai bertabrakan  dengan kebijakan Pemprov Riau, Dinas Pendidikan (Disdik) Riau diminta mengecek dan menelusuri aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMA Tri Bhakti Pekanbaru. Pasalnya, hingga saat ini Gubri belum merekomendasikan KBM tatap muka.

Hal itu ditegaskan Wakil ketua DPRD Riau, Hardianto menanggapi temuan wartawan terhadap aktifitas KBM tatap muka di SMA Tri Bhakti Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, Senin (30/11/20).

"Setahu saya sampai detik ini Gubernur Riau (Gubri) belum merekomendasikan KBM tatap muka. Jadi kita kita merekomendasikan Disdik dan instansi terkait mengecek dan mengawasi sekolah tersebut", ucap Hardianto usai memimpin rapat paripurna bersama Gubri di Gedung DPRD Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.

Baca Juga:

Politisi asal fraksi Gerindra itu menerangkan, aktifitas KBM tatap muka tersebut, sangat berpotensi menambah penularan Covid - 19, terlebih karena tidak mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Ia mengatakan kalaupun patuh Prokes, pihaknya meragukan pihak sekolah mampu menjaga siswa hingga sampai ke rumah usai KBM digelar.

Baca Juga:

Seperti diketahui, Senin pagi (30/11/20) puluhan puluhan sepeda motor dan dan mobil pribadi tampak terpakir di halaman SMA Tri Bhakti Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.

Ketika masuk kedalam kantin sekolah tampak ramai oleh siswa tanpa mengenakan seragam sekolah.

Berdasarkan pengakuan 2 orang siswa kelas XII Tri Bhakti mereka mengatakan KBM tatap muka sudah berlangsung 2 minggu terakhir karena mau menghadapi ujian.

"Kami diinstruksikan memakai pakaian bebas (tak boleh mengenakan pakaian seragam sekolah)," aku kedua siswa tersebut.

Sementara Kepala SMA Tri Bhakti, Syafria Buana saat dikonfirmasi berdalih, aktifitas yang dilakukan hari ini bukan KBM tatap mula melainkan hanya sekedar pengambilan nomor ujian saja yang akan digelar mulai besok, Selasa besok (1/12/20).

"Kita hanya memberi pelayanan bagi mereka yang membutuhkan. Karena 30 persen dari jumlah siswa disini tidak memiliki android," ucap Syafria Buana singkat yang terlihat sedikit risih saat ditanya wartawan. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru