Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dinilai bertabrakan dengan kebijakan Pemprov Riau, Dinas Pendidikan (Disdik) Riau diminta mengecek dan menelusuri aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMA Tri Bhakti Pekanbaru. Pasalnya, hingga saat ini Gubri belum merekomendasikan KBM tatap muka.
Hal itu ditegaskan Wakil ketua DPRD Riau, Hardianto menanggapi temuan wartawan terhadap aktifitas KBM tatap muka di SMA Tri Bhakti Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, Senin (30/11/20).
"Setahu saya sampai detik ini Gubernur Riau (Gubri) belum merekomendasikan KBM tatap muka. Jadi kita kita merekomendasikan Disdik dan instansi terkait mengecek dan mengawasi sekolah tersebut", ucap Hardianto usai memimpin rapat paripurna bersama Gubri di Gedung DPRD Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.
Baca Juga:
Politisi asal fraksi Gerindra itu menerangkan, aktifitas KBM tatap muka tersebut, sangat berpotensi menambah penularan Covid - 19, terlebih karena tidak mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
Ia mengatakan kalaupun patuh Prokes, pihaknya meragukan pihak sekolah mampu menjaga siswa hingga sampai ke rumah usai KBM digelar.
Baca Juga:
Seperti diketahui, Senin pagi (30/11/20) puluhan puluhan sepeda motor dan dan mobil pribadi tampak terpakir di halaman SMA Tri Bhakti Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.
Ketika masuk kedalam kantin sekolah tampak ramai oleh siswa tanpa mengenakan seragam sekolah.
Berdasarkan pengakuan 2 orang siswa kelas XII Tri Bhakti mereka mengatakan KBM tatap muka sudah berlangsung 2 minggu terakhir karena mau menghadapi ujian.
"Kami diinstruksikan memakai pakaian bebas (tak boleh mengenakan pakaian seragam sekolah)," aku kedua siswa tersebut.
Sementara Kepala SMA Tri Bhakti, Syafria Buana saat dikonfirmasi berdalih, aktifitas yang dilakukan hari ini bukan KBM tatap mula melainkan hanya sekedar pengambilan nomor ujian saja yang akan digelar mulai besok, Selasa besok (1/12/20).
"Kita hanya memberi pelayanan bagi mereka yang membutuhkan. Karena 30 persen dari jumlah siswa disini tidak memiliki android," ucap Syafria Buana singkat yang terlihat sedikit risih saat ditanya wartawan. (fin)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen