Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
PEKANBARU - Sosok yang kerap disapa Nano ini membagikan pengalamannya bagaimana ia selama ini bisa memperoleh segudang prestasi. Pria dengan nama lengkap Nano Rizki itu kini tengah menempuh pendidikan semester 5 pada Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Universitas Riau.
Berbicara mengenai prestasi, awal prestasi nano sendiri telah dibangun sejak di bangku Sekolah Dasar (SD), berbekal pendidikan dari kedua orang tuanya yang selalu menanamkan nilai-nilai yang kian positif soal prestasi.
Pesan orang tuanya yang begitu melekat di benaknya adalah bahwa ketika ingin meraih sesuatu, "Ingin mendapatkan sesuatu maka bekerja keraslah, berusahalah, karena tanpa usaha bagaimana untuk mewujudkan itu semua," ujar Nano.
Baca Juga:
Dijelaskan Nano, sejak di bangku SD hasratnya ingin meraih juara, "Pada saat itukan orang kalau dapat juara maju ke depan nih, Nano ingin seperti mereka, ingin ngebahagiain orang tua Nano, nah jadi Nano bekerja keras les malam, belajar lagi ketika sampai rumah dan ya itu hasilnya ga pernah mengecewakan karena kayak kata pepatah "Apa yang kamu tuai itu yang kamu petik", dan itu yang udah nano dapatkan sekarang," tuturnya.
Hal ini berlanjut hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) nano terus meraih juara kelas bahkan juara umum di sekolah, tetapi tersimpan kisah pilu dirinya yang sempat ia paparkan yakni soal bagaimana perjuangan ia saat itu yang mesti mengayuh sepeda sejauh 10 Km untuk pulang-pergi.
Baca Juga:
Saat masa-masa SMA yang notabene adalah masa peralihan dari remaja menuju dewasa, Nano juga mengikuti banyak sekali lomba baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi, meski tak selalu menang dalam setiap lomba yang ia jajaki saat itu tetapi dirinya memperoleh banyak Ilmu di sana.
"Ya benar, tapi dari proses kalah dan menang inilah yang bisa membentuk mental semakin kuat," tukasnya.
Meski telah mengantongi prestasi, kenyatan pahit pun hadir di mana saat mendaftar ke perguruan tinggi dirinya sempat ditolak di jalur SNMPTN di tahun 2018. Akhirnya Nano memutuskan mengikuti jalur SBMPTN.
Sejak masuk dunia kampus, pria 20 tahunan itu banyak mengikuti berbagai organisasi baik internal dan eksternal. Untuk di tingkat kampus ia mengikuti ragam organisasi dengan tingkat yang berbeda, baik seperti UKM Universitas, Fakultas dan HMJ jurusan. Di luar kampus sendiri ia mengikuti organisasi seperti lingkar cendikia dan Surya Leadership Centre.
Segala bentuk prestasi berhasil ia raih, mulai dari menjadi juara dalam lomba debat nasional, lomba debat tingkat universitas, pernah menjadi pembicara terbaik 3 dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) di Fakultas Perikanan dan Keluatan Universitas Riau.
Tak sampai di situ, Nano juga pernah menjadi Duta Baca Kabupaten Siak. Kini ia melebarkan sayapnya dan berhasil menorehkan gelar prestasi baru yakni menjadi Duta Intelegensia 2020 Putra dalam Ajang Pemilihan Duta Genre Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Meski telah mengantongi sejumlah prestasi, dirinya masih ingin terus berprestasi dan bermanfaat bagi banyak orang.
"Ya aku ga pernah kendor semangat mengejar yang namanya prestasi, karena prestasi itu bisa mengembangkan diri kita, bakat dan potensi yang ada dalam diri kita," ungkapnya.
Pemuda kelahiran 26 Oktober 1999 itu turut berpesan bahwa semua orang pasti memiliki cita-cita dan impian, hal itu sudah pasti dan tanpa sebuah impian semua orang tidak akan semangat dalam menjalani kehidupan.
Ia menuturkan dengan begitu lantang bahwa, "Mimpi ibarat nyawa lo. dan kita harus berani untuk mengejarnya, kita boleh sedih, boleh merasa gagal, boleh merasa insecure, tapi itu semua harus secukupnya dan tidak boleh berlebihan," bebernya.
Terakhir kali ia membagikan tips dan trik untuk bisa berprestasi yakni dengan mencari sebuah motivasi untuk membangkitkan semangat yang kuat, komitmen yang kuat, "Fokus pada proses bukan pada hasil, serta singkirkan rasa ragu dan nikmati semua proses yang ada di dalamnya," tandas Nano.(*)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Beredarnya Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada Kepala Satuan Pendidikan Negeri dan Swasta SMA, SMK, SLB Sede
Pendidikan