Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
PEKANBARU - Sosok yang kerap disapa Nano ini membagikan pengalamannya bagaimana ia selama ini bisa memperoleh segudang prestasi. Pria dengan nama lengkap Nano Rizki itu kini tengah menempuh pendidikan semester 5 pada Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Universitas Riau.
Berbicara mengenai prestasi, awal prestasi nano sendiri telah dibangun sejak di bangku Sekolah Dasar (SD), berbekal pendidikan dari kedua orang tuanya yang selalu menanamkan nilai-nilai yang kian positif soal prestasi.
Pesan orang tuanya yang begitu melekat di benaknya adalah bahwa ketika ingin meraih sesuatu, "Ingin mendapatkan sesuatu maka bekerja keraslah, berusahalah, karena tanpa usaha bagaimana untuk mewujudkan itu semua," ujar Nano.
Baca Juga:
Dijelaskan Nano, sejak di bangku SD hasratnya ingin meraih juara, "Pada saat itukan orang kalau dapat juara maju ke depan nih, Nano ingin seperti mereka, ingin ngebahagiain orang tua Nano, nah jadi Nano bekerja keras les malam, belajar lagi ketika sampai rumah dan ya itu hasilnya ga pernah mengecewakan karena kayak kata pepatah "Apa yang kamu tuai itu yang kamu petik", dan itu yang udah nano dapatkan sekarang," tuturnya.
Hal ini berlanjut hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) nano terus meraih juara kelas bahkan juara umum di sekolah, tetapi tersimpan kisah pilu dirinya yang sempat ia paparkan yakni soal bagaimana perjuangan ia saat itu yang mesti mengayuh sepeda sejauh 10 Km untuk pulang-pergi.
Baca Juga:
Saat masa-masa SMA yang notabene adalah masa peralihan dari remaja menuju dewasa, Nano juga mengikuti banyak sekali lomba baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi, meski tak selalu menang dalam setiap lomba yang ia jajaki saat itu tetapi dirinya memperoleh banyak Ilmu di sana.
"Ya benar, tapi dari proses kalah dan menang inilah yang bisa membentuk mental semakin kuat," tukasnya.
Meski telah mengantongi prestasi, kenyatan pahit pun hadir di mana saat mendaftar ke perguruan tinggi dirinya sempat ditolak di jalur SNMPTN di tahun 2018. Akhirnya Nano memutuskan mengikuti jalur SBMPTN.
Sejak masuk dunia kampus, pria 20 tahunan itu banyak mengikuti berbagai organisasi baik internal dan eksternal. Untuk di tingkat kampus ia mengikuti ragam organisasi dengan tingkat yang berbeda, baik seperti UKM Universitas, Fakultas dan HMJ jurusan. Di luar kampus sendiri ia mengikuti organisasi seperti lingkar cendikia dan Surya Leadership Centre.
Segala bentuk prestasi berhasil ia raih, mulai dari menjadi juara dalam lomba debat nasional, lomba debat tingkat universitas, pernah menjadi pembicara terbaik 3 dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) di Fakultas Perikanan dan Keluatan Universitas Riau.
Tak sampai di situ, Nano juga pernah menjadi Duta Baca Kabupaten Siak. Kini ia melebarkan sayapnya dan berhasil menorehkan gelar prestasi baru yakni menjadi Duta Intelegensia 2020 Putra dalam Ajang Pemilihan Duta Genre Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Meski telah mengantongi sejumlah prestasi, dirinya masih ingin terus berprestasi dan bermanfaat bagi banyak orang.
"Ya aku ga pernah kendor semangat mengejar yang namanya prestasi, karena prestasi itu bisa mengembangkan diri kita, bakat dan potensi yang ada dalam diri kita," ungkapnya.
Pemuda kelahiran 26 Oktober 1999 itu turut berpesan bahwa semua orang pasti memiliki cita-cita dan impian, hal itu sudah pasti dan tanpa sebuah impian semua orang tidak akan semangat dalam menjalani kehidupan.
Ia menuturkan dengan begitu lantang bahwa, "Mimpi ibarat nyawa lo. dan kita harus berani untuk mengejarnya, kita boleh sedih, boleh merasa gagal, boleh merasa insecure, tapi itu semua harus secukupnya dan tidak boleh berlebihan," bebernya.
Terakhir kali ia membagikan tips dan trik untuk bisa berprestasi yakni dengan mencari sebuah motivasi untuk membangkitkan semangat yang kuat, komitmen yang kuat, "Fokus pada proses bukan pada hasil, serta singkirkan rasa ragu dan nikmati semua proses yang ada di dalamnya," tandas Nano.(*)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen