Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka, SMPN 5 Tapung Motivasi Siswa

Harijal - Selasa, 19 Januari 2021 09:21 WIB
Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka, SMPN 5 Tapung Motivasi Siswa
Pemeriksaan suhu tubuh siswa SMPN 5 Tapung.

KAMPAR-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Tapung Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar berupaya memotivasi siswa-siswinya dalam belajar di masa PTM saat ini. Selama hampir setahun tak melaksanakan tatap muka di sekolah, tentu banyak perubahan yang terjadi pada anak didik.

Widyawati, S.Pd, Kepala SMPN 5 Tapung kepada media menjelaskan, saat ini sekolahnya telah efektif melaksanakan PTM dan berinteraksi langsung di sekolah. Namun keadaannya tentu berbeda dengan pelaksanaan tatap muka di masa normal sebelum terjadi pandemi. 

"Oleh karena itu, perlu kita memotivasi anak murid untuk belajar. Di mana selama ini mereka belajar secara daring dan luring di rumah tanpa interaksi langsung dengan guru. Dalam waktu sekian lama berada di lingkungan luar sekolah, tentu berpengaruh terhadap karakter anak, khususnya kedisiplinan," kata Widyawati.

Baca Juga:

Pihak wali murid disampaikan lagi sangat mendukung pelaksanaan tatap muka di sekolah ini. Selama belajar daring dan luring, umumnya orang tua mengeluh karena tak bisa maksimal memantau belajar anak. Sebagai bentuk persetujuan, wali murid telah menyerahkan surat persetujuan dilaksanakannya PTM yang ditandatangani dengan materai.

Sebagaimana SK Bupati Kampar yang dikuatkan dengan edaran Disdikpora Kampar, SMPN 5 Tapung juga telah bekerja sama dengan tim kesehatan dari Puskesmas setempat. Di mana tim telah memantau pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah ini serta membuat MoU pelaksanaan protokol kesehatan. "Insyaa Allah semua persyaratan di surat edaran telah kita lengkapi," tambah Widyawati.

Baca Juga:

PTM di SMPN 5 Tapung dimulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Pihak guru memantau anak dalam melaksanakan protokol kesehatan, khususnya lagi dengan menjaga jarak antar individu di sekolah.

Dengan dilaksanakannya tatap muka, guru bisa langsung berinteraksi dengan siswa sehingga kemampuan siswa dapat terukur dan terpantau.

"Dengan keterbatasan ini, baik keterbatasan jam pelajaran dan situasi saat ini, sekolah kita akan memaksimalkan kemampuan dan potensi yang ada untuk mendapatkan hasil yang maksimal," papar Widyawati lagi.(Andi)

SHARE:
beritaTerkait
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
komentar
beritaTerbaru