Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka, SMPN 5 Tapung Motivasi Siswa

Harijal - Selasa, 19 Januari 2021 09:21 WIB
Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka, SMPN 5 Tapung Motivasi Siswa
Pemeriksaan suhu tubuh siswa SMPN 5 Tapung.

KAMPAR-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Tapung Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar berupaya memotivasi siswa-siswinya dalam belajar di masa PTM saat ini. Selama hampir setahun tak melaksanakan tatap muka di sekolah, tentu banyak perubahan yang terjadi pada anak didik.

Widyawati, S.Pd, Kepala SMPN 5 Tapung kepada media menjelaskan, saat ini sekolahnya telah efektif melaksanakan PTM dan berinteraksi langsung di sekolah. Namun keadaannya tentu berbeda dengan pelaksanaan tatap muka di masa normal sebelum terjadi pandemi. 

"Oleh karena itu, perlu kita memotivasi anak murid untuk belajar. Di mana selama ini mereka belajar secara daring dan luring di rumah tanpa interaksi langsung dengan guru. Dalam waktu sekian lama berada di lingkungan luar sekolah, tentu berpengaruh terhadap karakter anak, khususnya kedisiplinan," kata Widyawati.

Baca Juga:

Pihak wali murid disampaikan lagi sangat mendukung pelaksanaan tatap muka di sekolah ini. Selama belajar daring dan luring, umumnya orang tua mengeluh karena tak bisa maksimal memantau belajar anak. Sebagai bentuk persetujuan, wali murid telah menyerahkan surat persetujuan dilaksanakannya PTM yang ditandatangani dengan materai.

Sebagaimana SK Bupati Kampar yang dikuatkan dengan edaran Disdikpora Kampar, SMPN 5 Tapung juga telah bekerja sama dengan tim kesehatan dari Puskesmas setempat. Di mana tim telah memantau pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah ini serta membuat MoU pelaksanaan protokol kesehatan. "Insyaa Allah semua persyaratan di surat edaran telah kita lengkapi," tambah Widyawati.

Baca Juga:

PTM di SMPN 5 Tapung dimulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Pihak guru memantau anak dalam melaksanakan protokol kesehatan, khususnya lagi dengan menjaga jarak antar individu di sekolah.

Dengan dilaksanakannya tatap muka, guru bisa langsung berinteraksi dengan siswa sehingga kemampuan siswa dapat terukur dan terpantau.

"Dengan keterbatasan ini, baik keterbatasan jam pelajaran dan situasi saat ini, sekolah kita akan memaksimalkan kemampuan dan potensi yang ada untuk mendapatkan hasil yang maksimal," papar Widyawati lagi.(Andi)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru