Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
KAMPAR-Setelah dua pekan pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Gunung Sahilan, tak semulus yang diperkirakan. Pada Jumat (15/01/2021) kemarin, puluhan siswa dari Teso Barat dan Timur minta diliburkan selama 20 hari. Pasalnya, salah satu orang tua siswa terpapar Covid-19.
Demikian disampaikan Kepala SDN 005 Gunung Sahilan, Yonita Betriya, S.Pd kepada media, Selasa (19/01/2021). "Sejak jumat kemarin minta diliburkan karena salah satu orang tua siswa terpapar Covid-19. Untuk mereka diambil kebijakan dilaksanakan pembelajaran secara daring. Sedangkan siswa yang berdomisili di Gunung Sari masih lancar melaksanakan PTM," kata Ibet, sapaan Kepala SDN 005 ini.
Dari 412 siswa SDN 005 Gunung Sari, yang berasal dari Teso Barat sebanyak 12 anak dan 30 anak dari Teso Timur. Umumnya mereka berasal dari perusahaan perkebunan yang ada di wilayah tersebut. Mereka kembali masuk pada Senin, 5 Februari mendatang.
Baca Juga:
Pelaksanaan PTM di SDN 005 Gunung Sari dilaksanakan mulai 4 Januari 2021 lalu. Sebelumnya, berdasarkan SK Bupati Kampar dan persyaratan dalam edaran Disdikpora Kampar tentang pelaksanaan PTM, sekoilah telah meminta persetujuan orang tua murid untuk melaksanakan PTM di sekolah. Seluruh orang tua dan wali murid menyatakan setuju.
Pemeriksaan guhu tubuh siswa SDN 005 Gunung Sahilan sebelum memasuki lingkungan sekolah.
Baca Juga:
"Kita juga telah bekerja sama dengan tim kesehatan dan membuat MoU dengan Puskesmas, alhamdulillah semua administrasi telah dipenuhi," papar Ibet lagi.
Pihak sekolah berharap agar pelaksanaan PTM ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dengan mengutamakan kesehatan, Ibet tak ingin ada anak di sekolahnya yang terpapar Covid-19.
"Semoga pandemi ini segera berlalu dan keadaan kembali normal. Pendidikan terhadap anak juga bisa berjalan maksimal," tuturnya.
Lagi, Ibet menekankan dengan secanggih apa pun teknologi, peran guru sebagai pengajar sekaligus pendidik tak akan bisa tergantikan. Pandemi ini hendaknya menjadi pelajaran penting bagi semua akan arti pentingnya seorang guru.(Andi)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen