Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Kemendikbudristek: 33 Persen Sekolah Sudah Terapkan PTM Terbatas

Harijal - Rabu, 16 Juni 2021 22:15 WIB
Kemendikbudristek: 33 Persen Sekolah Sudah Terapkan PTM Terbatas
Guru mengajar para murid saat uji coba pembelajaran tatap muka di SDN Malaka Jaya 07 Jakarta, Rabu (9/6/2021). Pembelajaran dilakukan secara campuran antara online (daring) dan tatap muka langsung. (merdeka.com/Imam Buhori)

JAKARTA - Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Sri Wahyuningsih menyebut sebanyak 33 persen sekolah dari 435.650 sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Sebanyak 33 persen dari 435.650 sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK sudah menerapkan PTM terbatas. Sedangkan 67 persen lainnya masih menerapkan pembelajaran jarak jauh,” kata Sri di Jakarta, Rabu (16/6/2021). 

Dia menjelaskan pelaksanaan PTM sepenuhnya seizin orang tua dengan pelibatan satuan pendidikan yang terdiri dari orang tua dan masyarakat untuk bersama terus memperhatikan keamanan anak di sekolah. Jika ada paparan COVID-19 maka sekolah akan dihentikan sementara.

Baca Juga:

Dalam Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi yang dikeluarkan oleh Kemdikbudristek dan Kementerian Agama, sekolah harus mempersiapkan protokol kesehatan sebelum dan setelah pembelajaran tatap muka berlangsung.

Gelar Sosialisasi dengan Webinar

Baca Juga:

Sebelum PTM terbatas, hal-hal yang harus disiapkan meliputi kegiatan disinfeksi, memastikan kecukupan cairan desinfektan, sabun cuci tangan dan air bersih, masker dan thermogun yang berfungsi dengan baik, serta memantau kesehatan warga satuan pendidikan.

Setelah PTM terbatas, hal yang sama harus dilakukan, ditambah dengan melaporkan hasil pemantauan kesehatan warga satuan pendidikan kepada dinas pendidikan atau kantor wilayah Kementerian Agama.

Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes Erna Mulati, menyampaikan, pihaknya berkolaborasi dengan Kemendikbudristek, Kemenag dan Kementerian Dalam Negeri akan melakukan serangkaian webinar per provinsi untuk persiapan PTM terbatas.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk terus mempercepat vaksinasi terutama untuk para guru dan tenaga kependidikan.

(sumber: Liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
komentar
beritaTerbaru