Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Masyarakat Bandaraya Sokop Minta Dibangun SMP

Harijal - Senin, 05 Desember 2016 20:35 WIB
Masyarakat Bandaraya Sokop Minta Dibangun SMP
goriau.com
Sekolah Fillial SDN 12 Desa Sokop yang dibangun oleh Dompet Dhuafa

SELATPANJANG - Dewan Pendidikan Provinsi Riau beserta pihak Disdikbud Kepulauan Meranti mengunjungi sekolah Fillial SDN 12 Dusun Bandaraya Desa Sokop, Rangsangpesisir, Sabtu (3/12/2016). Saat diadakan tanya jawab, warga meminta dibangunkan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Rica, yang saat itu mewakili masyarakat Dusun Bandaraya, Sokop. Saat berdiskusi, di hadapan Khaidir dan Syamsuardi (perwakilan Dewan Pendidikan Riau) Rica mengungkapkan kebutuhan mereka akan sekolah SMP.

Diceritakan Rica, sampai hari ini baru ada 3 ruang belajar tingkat SD dan beberapa guru mengabdi dari luar untuk memberikan ilmu kepada anak-anak suku Akit di Bandaraya. Meski sarana dan prasarananya sangat terbatas, ini sudah patut disyukuri. Namun, mereka juga meminta kedepannya dibuatkan sekolah SMP.

Baca Juga:

"Dengan adanya sekolah ini, anak kami bisa dekat (ke sekolah, red). Kalau tidak, anak kami akan jauh menuju desa. Kalau bisa besok dibangun SMP juga," kata Rica dengan lembut disertai senyum tipisnya.

Sebelumnya, Khaidir, Syamsuardi, dan Armansyah Sekretaris Disdikbud Meranti menyempatkan diri melihat 3 ruang belajar dan siswa lokal jauh SDN 12 Sokop itu. Pihak Dewan Pendidikan ini mengaku sangat antusias untuk memberikan perubahan terutama di dunia pendidikan Dusun Bandara, Sokop, ini.

Baca Juga:

Diceritakan Siti Kurniawati (26), relawan pendidikan guru konsultan Dompet Dhuafa yang telah mengabdi di Bandaraya, waktu kunjungan dewan pendidikan juga berdialog dengan warga. Dewan pendidikan Riau melayangkan beberapa pertanyaan baik ke guru pendamping maupun kepala dusun, mempertanyakan kepemilikan lahan yang digunakan untuk bangunan lokal jauh ini.

"Kami sempat berdiskusi bagaimana atau kemana arahnya sekolah ini kedepannya. Kami bahas mulai dari input peserta didiknya, tenaga pendidik, saranan dan prasarana, sampai infrastrukturnya," kata Siti kepada wartawan, Senin (5/12/2016).

Temuan masalah di sekolah fillial ini, tambah Siti, akan dibawa oleh Dewan Pendidikan Riau ke pusat, guna dibicarakan dan dicari solusi.

Sementara itu, mewakili Disdikbud Kepulauan Meranti, Armansyah menyampaikan bahwa tahun depan (2017) akan ada penambahan untuk pembangunan ruang belajar di Dusun Bandara. Selain itu, juga akan ada penambahan guru, yang berasal dari guru garis depan. Sehingga ini akan menjadi salah satu solusi atas masalah yang ada di Bandaraya, Sokop.

"Kami ucapkan teruma kasih. Semoga momen ini membawa perubahan bagi masyarakat dan pendidikan di Desa Sokop," kata Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) Medan ini lagi.

 

 

(goriau.com)

SHARE:
beritaTerkait
Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Pantau Lahan Pertanian Warga
Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia
Bupati Herman Hadiri Tablig Akbar Bersempena Rangkaian Milad Kabupaten Inhil Ke-61
Wako Pekanbaru Raih Penghargaan Pendorong Pertumuhan Ekonomi Kota dari Disway Group
Agung Nugroho Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba!
Pemko Antisipasi Kecurangan dalam Pelaksanaan SPMB di Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru