Minggu, 27 September 2026 WIB

Gubri Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Tahfidz 30 Juz di Siak

Harijal - Minggu, 30 Oktober 2022 13:58 WIB
Gubri Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Tahfidz 30 Juz di Siak
istimewa

SIAK - Mengenakan setelan batik lengkap dengan peci hitam, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfizh Lil-Muqorrobien Al-Islam, Kampung Gabung Makmur, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Sabtu (29/10/2022).

Kegiatan tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri Nasional ke - 7 dan tasyakuran Hari Jadi PPTQ-LMQ Al- Islami XI.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh santriwati dan prosesi wisudawan juga wisudawati.

Baca Juga:

"Santri ini harus bisa mandiri, mampu untuk menyesuaikan diri saat tumbuh dimanapun mereka diletakkan. Memang kelihatannya tidak mudah tapi dengan bersama-sama, saya yakin ini mampu untuk kita wujudkan," ucap Ketua Panitia Imam Nur Hamid.

Ia juga mengungkapkan, dalam pelaksanaan peringatan hari besar Islam harus ada tiga kesan yang diberikan kepada masyarakat terutama para santri.

Baca Juga:

"Kesan yang pertama yaitu adanya peningkatan spiritual, aksi sosial, dan kesan yang ketiga yaitu adanya monumental atau peninggalan yang bisa dinikmati bersama dalam waktu panjang seperti apa seperti pos kamling dan sebagainya," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan hafalan Al-quran sebanyak 30 Juz.

"Tentunya inilah yang dibanggakan orang tua masing - masing. Saya baru kemarin menutup lomba tahfidz SMA se - Riau yang diselenggarakan oleh Pemprov Riau dan bertujuan agar anak sekolah umum, dia juga bisa belajar menghafal al-quran," ucap Syamsuar.

"Mewujudkan ini tidaklah sulit dan ini sudah dibuktikan dulu, waktu saya jadi Bupati Siak ada beberapa anak dari SMA pun bisa menghafal 30 Juz. Yang penting adalah kemauan," tambahnya.

Menurutnya, Alquran dan as sunah adalah peninggalan Nabi Muhammad SAW yang harus terus dipelajari dan dikembangkan dengan baik di Provinsi Riau.

"Kami selaku pemimpin daerah tentu ingin terus mensyiarkan Alquran di Bumi Melayu ini. Karena, Melayu sudah disebutkan dari masa lalu adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah dan itu tidak boleh diabaikan siapapun pemimpin Negeri Melayu ini," ujarnya. 

Oleh karena itulah, saat ini program yang berkaitan dengan menghafal Al-quran ini menjadi suatu hal yang perlu terus disyiarkan kepada masyarakat di kabupaten/kota se - Provinsi Riau.

(mcr)

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Pimpin Sertijab Wakapolda, Irwasda, Karo SDM hingga Kapolres di Lingkungan Polda Riau
Tepis Keraguan Publik, Jokowi Pamer KTA PSI
Pameran Kriyanusa 2026, Dekranasda Bengkalis Dukung Perajin Naik Kelas
Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Tahan Ratusan Ijazah Siswa, Ada Sekolah Negeri
PSPS Kantongi Poin Penuh di Kandang Sumsel United
Polsek Kepenuhan dan SMKN 1 Kepenuhan Hulu Perkuat Sinergi Melalui MoU Green Policing
komentar
beritaTerbaru