Selasa, 28 April 2026 WIB

Gubri Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Tahfidz 30 Juz di Siak

Harijal - Minggu, 30 Oktober 2022 13:58 WIB
Gubri Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Tahfidz 30 Juz di Siak
istimewa

SIAK - Mengenakan setelan batik lengkap dengan peci hitam, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfizh Lil-Muqorrobien Al-Islam, Kampung Gabung Makmur, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Sabtu (29/10/2022).

Kegiatan tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri Nasional ke - 7 dan tasyakuran Hari Jadi PPTQ-LMQ Al- Islami XI.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh santriwati dan prosesi wisudawan juga wisudawati.

Baca Juga:

"Santri ini harus bisa mandiri, mampu untuk menyesuaikan diri saat tumbuh dimanapun mereka diletakkan. Memang kelihatannya tidak mudah tapi dengan bersama-sama, saya yakin ini mampu untuk kita wujudkan," ucap Ketua Panitia Imam Nur Hamid.

Ia juga mengungkapkan, dalam pelaksanaan peringatan hari besar Islam harus ada tiga kesan yang diberikan kepada masyarakat terutama para santri.

Baca Juga:

"Kesan yang pertama yaitu adanya peningkatan spiritual, aksi sosial, dan kesan yang ketiga yaitu adanya monumental atau peninggalan yang bisa dinikmati bersama dalam waktu panjang seperti apa seperti pos kamling dan sebagainya," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan hafalan Al-quran sebanyak 30 Juz.

"Tentunya inilah yang dibanggakan orang tua masing - masing. Saya baru kemarin menutup lomba tahfidz SMA se - Riau yang diselenggarakan oleh Pemprov Riau dan bertujuan agar anak sekolah umum, dia juga bisa belajar menghafal al-quran," ucap Syamsuar.

"Mewujudkan ini tidaklah sulit dan ini sudah dibuktikan dulu, waktu saya jadi Bupati Siak ada beberapa anak dari SMA pun bisa menghafal 30 Juz. Yang penting adalah kemauan," tambahnya.

Menurutnya, Alquran dan as sunah adalah peninggalan Nabi Muhammad SAW yang harus terus dipelajari dan dikembangkan dengan baik di Provinsi Riau.

"Kami selaku pemimpin daerah tentu ingin terus mensyiarkan Alquran di Bumi Melayu ini. Karena, Melayu sudah disebutkan dari masa lalu adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah dan itu tidak boleh diabaikan siapapun pemimpin Negeri Melayu ini," ujarnya. 

Oleh karena itulah, saat ini program yang berkaitan dengan menghafal Al-quran ini menjadi suatu hal yang perlu terus disyiarkan kepada masyarakat di kabupaten/kota se - Provinsi Riau.

(mcr)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
komentar
beritaTerbaru