Jumat, 03 Juli 2026 WIB

Mahasiswa Kritik UKT Naik Dilaporkan Polisi, Nadiem Turun Tangan

Harijal - Selasa, 21 Mei 2024 19:04 WIB
Mahasiswa Kritik UKT Naik Dilaporkan Polisi, Nadiem Turun Tangan
Foto: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekonogi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim saat menghadiri Acara Puncak LPDP Festival 2023. (Tangkapan Layar Youtube LPDP RI)

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan akan melindungi mahasiswa-mahasiswa yang memprotes soal kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dia mengatakan akan menjamin kebebasan bersuara para mahasiswa dari ancaman dipolisikan atau dicabut bantuan pendidikannya.

"Kami berkomitmen untuk melindungi mahasiswa-mahasiswa yang ingin menyuarakan pendapatnya," kata Nadiem saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Selasa, (21/5/2024).

Nadiem melanjutkan: "Melindungi mereka dari ancaman baik dilaporkan ke polisi atau diancam kehilangan KIPK-nya (Kartu Indonesia Pintar Kuliah), itu akan menjadi tanggung jawab kami."

Baca Juga:

Nadiem berkata mahasiswa berhak menyampaikan protes dan kritik atas suatu kebijakan. Protes itu, kata dia, bisa dilakukan dengan cara datang ke DPR atau langsung ke kementeriannya. "Jadi ini penting sekali," kata dia.

Sebelumnya, Rektor Universitas Riau, Sri Indrarti melaporkan mahasiswa kampusnya Khariq Anhar ke Polda Riau karena mengkritik biaya kuliah mahal. Khariq dilaporkan atas tuduhan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena sebuah video. Dikutip dari cnnindonesia.com, laporan pengaduan dibuat Sri pada 15 Maret 2024.

Baca Juga:

Khariq sendiri adalah mahasiswa aktif di Fakultas Pertanian Unri. Dia mengatakan dipolisikan setelah mengkritik kebijakan UKT yang ditetapkan oleh Unri.

Dia mengatakan sebenarnya pihak Aliansi Mahasiswa Penggugat (AMP) sudah membuat undangan terbuka kepada rektor dan mahasiswa ketika aksi protes dilakukan. Hanya saja, pihak rektor ataupun utusan disebut tak ada yang hadir.

"Aksi ini dilakukan 4 Maret 2024 sekaligus momen membuat video. Aksinya berupa meletakkan almamater seperti berjualan di depan logo Unri," kata Khariq dikutip dari cnnindonesia.com.

SHARE:
beritaTerkait
Ijazah Palsu, PWI Riau Cabut Keanggotaan Dahari
Ternyata Wabup Kuansing Sempat Diperiksa KPK Saat OTT Bupati dan Sekda
Lapas Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Riau
Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing
Hadapi Perang Modern, Panglima TNI Pimpin Pengesahan Doktrin "Perisai Trisula Nusantara"
Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia
komentar
beritaTerbaru