Silaturahmi Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Kenang Siak Puluhan Tahun Silam
Silaturahmi Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Berbalut Nostalgia, Siak Kembali Jadi Perbincangan
Pemerintahan
Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya ikut terlibat aktif dalam menjaga integritas pemilihan gubernur, bupati, dan walikota tahun 2024.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 16 Oktober 2024 di Kantor Kecamatan Pusako ini menghadirkan pemateri utama Dr. Baskoro Wicaksono, S.IP, M.Si, selaku dosen Ilmu Pemerintahan FISIP UNRI yang memiliki kepakaran dalam bidang politik dan pemerintahan.
Baca Juga:
Dalam paparannya, Baskoro Wicaksono menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dari masyarakat sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.
"Masyarakat memiliki peran yang krusial dalam memastikan pemilu berjalan dengan jujur, adil, dan transparan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, potensi kecurangan dan penyimpangan bisa diminimalisir," ujar Baskoro.
Baca Juga:
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda dari kampung-kampung di Kecamatan Pusako. Mahasiswa Kukerta MBKM FISIP UNRI turut berperan aktif dalam menyelenggarakan acara ini.
Dalam sesi diskusi, peserta sangat antusias memberikan tanggapan dan bertanya seputar mekanisme pengawasan pemilu dan peran masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran. Panwaslu Kecamatan Pusako berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilu yang bersih dan demokratis.
Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa Kukerta MBKM FISIP UNRI dan Panwaslu Kecamatan Pusako, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan pemilu yang lebih partisipatif dan berintegritas di tahun 2024.
Ketua Panwaslu Kecamatan Pusako, Risman Arianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang besar kepada mahasiswa Kukerta MBKM FISIP UNRI atas kontribusi mereka dalam menyukseskan kegiatan sosialisasi ini.
Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan, Pengawas Pemilu, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan pemilu yang bersih dan bebas dari politik uang (money politics) serta bentuk kecurangan lainnya.
"Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi pendorong bagi masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengawasi jalannya pemilu. Pemilu yang jujur dan adil hanya bisa terwujud jika semua elemen masyarakat turut mengawal prosesnya," ujar Risman.
Selain itu, ketua kelompok Kukerta MBKM FISIP UNRI Kampung Benayah, Sirajuddin Akmal menyatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini adalah wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat yang sejalan dengan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
"Kita semua menyadari, bahwa pemilih pemula memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu diperlukan pemahaman yang baik tentang hal dan tanggung jawab sebagai pemilih, serta pentingnya pengawasan partisipatif dalam pesta demokrasi, seperti Pilkada 2024 yang akan segera dilaksanakan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan penyelewengan dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 serta memastikan pelaksanaan program sesuai dengan perencanaan sebelumnya" kata Sirajuddin Akmal.
Kegiatan sosialisasi ini juga diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang dipandu Dr. Baskoro Wicaksono.
Dalam sesi ini, beberapa peserta mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait potensi pelanggaran pemilu yang mungkin terjadi di lapangan, seperti praktik politik uang (money politics) dan intimidasi.
Menanggapi hal ini, Baskoro Wicaksono menyarankan masyarakat untuk tidak segan melaporkan temuan atau kecurigaan mereka kepada Panwaslu setempat.
"Pengawasan partisipatif bukan hanya tentang melaporkan pelanggaran, tetapi juga memastikan proses demokrasi berjalan dengan transparan, mulai dari kampanye hingga penghitungan suara," tegasnya.
Menanggapi salah satu pertanyaan dari M.Randi sebagai perwakilan pemuda dari Kampung Benayah, M. Andi Susilawan, SH., MH. selaku Kordiv Devisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Siak menjelaskan jika Bawaslu memberikan perlindungan yang menyeluruh terhadap pelapor yang melaporkan adanya dugaan pelanggaran dalam Pemilu tahun 2024.
"Hal ini merupakan komitmen kuat lembaga pengawas pemilu untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan setiap masyarakat yang berani bersuara demi tegaknya integritas pemilu," katanya.
Dengan berakhirnya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Pusako dapat lebih berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi pada Pemilu 2024, serta menciptakan suasana politik yang damai dan berintegritas. Kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, Panwaslu dan Bawaslu ini menunjukkan bahwa upaya menciptakan pemilu yang bersih membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.(*)
Silaturahmi Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Berbalut Nostalgia, Siak Kembali Jadi Perbincangan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 15 nama calon komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau periode 20262030 yang telah dikirimkan ol
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dunia pendidikan profesi advokat di Provinsi Riau memasuki babak baru dengan terjalinnya kerja sama strategis
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan HUT RI ke81 tahun 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Tanah Merah Kecamatan Si
Sport
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Hukrim
Personel Polsek Kandis Bersama Petani Merawat Tanaman Jagung, Jaga Hingga Panen
Lingkungan
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau Ini Benteng Masyarakat Pesisir, Tempat Satwa Berkembang Biak!
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau bersama Polres Kampar berhasil menggerebek sebuah rumah
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Pernyataan Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Riau, Kombes Pol Mohamad Qori Oktohandoko di salah satu media si
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak meminta kepolisian mengusut tuntas tindakan kekerasan terhadap wart
Hukrim