Hujan Merata di Riau, Hotspot Tersisa 2 Titik
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hujan merata yang membasahi bumi Riau sejak malam kemarin, menekan angka hotspot (titik panas). Sore ini, Sabtu
Lingkungan
Hadir memberikan orasi ilmiah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, menyampaikan bahwa kelulusan merupakan momen yang membuat para wisudawan merasa seolah terlahir kembali.
"Kampus disebut almamater karena dasarnya seperti terlahir kembali," ujarnya.
Baca Juga:
Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik dan martabat Universitas Paramadina dengan menjunjung tinggi integritas dan kejujuran. Menurut Muhadjir, alumni sejatinya menjadi "iklan hidup" yang mewakili reputasi institusi.
Muhadjir juga menegaskan bahwa untuk keluar dari jebakan middle income trap, bangsa Indonesia harus mengandalkan tiga aspek penting: logika, etika, dan estetika.
Baca Juga:
"Membangun manusia sebagai sumber bangsa harus menggunakan ketiga hal ini secara bersamaan karena sesuatu yang indah belum tentu baik, dan yang baik belum tentu benar dan juga indah," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus tidak hanya benar secara fakta, tetapi juga baik secara etis dan indah secara estetika.
Sementara itu menurut Rektor Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D, melalui wisuda ini, Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Paramadina, Dr. Fatchiah E. Kertamuda, M.Sc. melaporkan data wisudawan tahun ini. Ia menyampaikan bahwa dari total 391 wisudawan, 243 berasal dari program sarjana dan 148 dari program magister.
Prestasi akademik mereka sangat membanggakan, dengan 84 lulusan meraih predikat cumlaude (IPK 3,50-3,75 untuk sarjana dan 3,76-3,85 untuk magister), 51 lulusan meraih magna cumlaude (IPK 3,76-3,99), serta dua mahasiswa yang memperoleh predikat summa cumlaude dengan IPK sempurna 4,00.
Fatchiah menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci pemutusan lingkaran kemiskinan di Indonesia. Ia menyatakan bahwa bantuan sosial tidak cukup tanpa akses pendidikan yang memadai.
"Jika diberikan akses dan dorongan kepada mereka, maka mungkin ada mutiara-mutiara yang dapat memutuskan rantai kemiskinan itu," katanya.(RIEF)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hujan merata yang membasahi bumi Riau sejak malam kemarin, menekan angka hotspot (titik panas). Sore ini, Sabtu
Lingkungan
Mutasi di Lingkungan Polres Siak, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama DPRD Kota Pekanbaru menyiapkan rancangan peraturan daerah (Perda) yang
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kabel jaringan internet yang menumpang pada tiang PLN di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum sepenuhny
Peristiwa
kabarmelayu.com,ROHIL Berdasarkan instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesi
Muslim
kabarmelayu.com,JAKARTA Untuk membangun dan menjalankan usaha yang berkelanjutan para pengusaha membutuhkan yang kondusif. Pengusaha diha
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah beberapa waktu berada di level Tidak Sehat dan Sangat Tidak Sehat, malam ini, Jumat (18/9/2026) pukul 22
Lingkungan
Syair Perang Siak Raih IKON Nasional, jadi Kado HUT Siak ke27
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dua orang yang diduga mencuri satu set panel Penerangan Jalan Umum (PJU) ditangkap petugas patroli Dinas Perhubu
Hukrim