Hanya Hitungan Menit Usai Beraksi, Dua Pelaku Curanmor di Sukajadi Dibekuk
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Sukajadi, berhasil diringkus hanya da
Hukrim
SMP Negeri 1 Bantan termasuk dalam 22 satuan pendidikan dari seluruh Indonesia yang berhasil memenuhi standar Sekolah Ramah Anak tahun 2025.
Program Sekolah Ramah Anak (SRA) merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, khususnya dalam pemenuhan hak anak di bidang pendidikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan ramah anak di satuan pendidikan, sekaligus menciptakan persepsi yang sama mengenai SRA yang ideal.
Baca Juga:
Ada enam komponen utama SRA, yakni: Kebijakan SRA, Pendidik dan tenaga kependidikan yang terlatih hak anak, Proses pembelajaran yang ramah anak, Sarana dan prasarana yang ramah anak, Partisipasi anak, serta Partisipasi orang tua, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan alumni.
Proses pengembangan menuju SRA ini dimulai sejak Juli 2025, ketika Provinsi Riau mengajukan usulan ke KemenPPPA. Setelah melalui tahapan Evaluasi Mandiri Tahap 1, Audit Tahap 1 (verifikasi), dan Evaluasi Mandiri Tahap 2, sekolah kemudian mengikuti Audit Tahap 2 secara hybrid melalui Zoom. Tahap akhir, yakni pleno hasil penilaian, dilaksanakan pada Oktober 2025.
Baca Juga:
Status SRA terstandar ini berlaku selama tiga tahun, dengan evaluasi dan pendampingan rutin setiap tahun oleh Dinas PPPA dan Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten. Meskipun telah tersertifikasi, satuan pendidikan tetap wajib memenuhi seluruh indikator dan komitmen pengembangan lembaga sesuai prinsip ramah anak.
Penilaian tahun 2025 dilakukan secara hybrid, menyesuaikan kondisi nyata satuan pendidikan. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran atau kondisi yang tidak sesuai standar, status terstandar dapat ditinjau ulang atau dicabut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis, Emilda Susanti, menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Ia menegaskan, penerapan konsep SRA akan menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan lebih aman bagi anak.
"Kami mengucapkan selamat kepada SMPN 1 Bantan atas pencapaian luar biasa ini. Terima kasih juga kepada semua pihak yang berpartisipasi, khususnya Dinas Pendidikan. Kami berharap SMPN 1 Bantan dapat menjadi pionir dan contoh SRA di Kabupaten Bengkalis. Dukungan para pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, dan alumni sangat memegang peran penting," ujar Emilda.
Lebih lanjut, Emilda mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Mari kita bergandeng tangan untuk mewujudkan ruang tumbuh yang ideal bagi anak-anak agar menjadi pribadi berakhlak, berkarakter, cerdas, unggul, dan berdaya saing. Langkah ini adalah bagian dari upaya bersama menuju Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera, serta mendukung terwujudnya Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045," tutupnya. (DISKOMINFOTIK)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Sukajadi, berhasil diringkus hanya da
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional dinilai belum berjalan o
Parlemen
Audiensi Kemenkes dengan Bupati Rohil Lakukan Intra Action Review KLB Malaria
Pemerintahan
Menaker SDM Jadi Kunci Indonesia Emas 2045
Pemerintahan
Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Ungkap Peredaran Sabu Di Kampung Terendam, Dua Pria Ditangkap.
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Tabrakan beruntun melibatkan empat truk, di antaranya tiga ttuk tangki pengangkut CPO, terjadi di Jalan Lintas P
Peristiwa
Masih terkait dengan dugaan penghinaan wartawan, Hotman Paris Hutapea, pengacara kondang yang kerap tampil glamo
Hukrim
Bhabinkamtibmas Aipda Janseng Temui Petani Tumpang Sari, Bahas Peningkatan Produktivitas Pangan
Lingkungan
UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, menggelar upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN)
Pendidikan
Bupati Afni Minta DPR RI Beri Perhatian Khusus untuk Renovasi Cagar Budaya
Pemerintahan