Selasa, 09 Desember 2025 WIB

Disdikpora Kampar Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di UPT SMP Negeri 1 Bangkinang kota

Redaksi - Rabu, 12 November 2025 20:10 WIB
Disdikpora Kampar Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di UPT SMP Negeri 1 Bangkinang kota
Kegiatan sosialisasi TPPK di UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comKAMPAR - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, menggelar Sosialisasi Tindak Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di UPT Sekolah Memlnengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, Rabu (12/11/2025). Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa di sekolah tersebut.

Hadir sebagai narasumber yakni dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar, Linda Wati, SKM, MM dan kanit PPA Polres Kampar, Aipda Syamsul Bahri.

Pihak Disdikpora Kampar yang kabid Dikdas, Yolanda Sri Rahayu, SIP, MM
dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk pemahaman kepada siswa tentang bahaya melakukan tindak kekerasan, diskriminasi serta bulying terhadap sesama teman dan adik kelas di sekolah.

Baca Juga:

Tujuan dari kegiatan ini, membentuk karakter siswa agar bersikap santun, memahami tata krama, hormat kepada orang tua, guru dan masyarakat di tempat tinggalnya.

Baca Juga:

"Pada prinsipnya, bagaimana siswa bisa berteman baik dengan siswa lainnyadi sekolah," ujar Yolanda Sri Rahayu.

Narasumber Linda Wati dalam penyampaiannya memaparkan bagaimana pentingnya mencegah TPPK di sekolah, serta dampak-dampak negatif yang akan terjadi dari TPPK.

Diakuinya, pihak sekolah memang menghadapi berbagai karakter anak di sekolah. Sehingga itu perlu penanganan serta bijak menyikapinya.


Linda Wati memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga pendidik di UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota. Dia berharap di sekolah ini tidak pernah terjadi perundungan dan tindak kekerasan.

Untuk mencegah TPPK, sebut Linda Wati, perlu peran dari seluruh pihak, termasuk orang tua siswa. Penting menciptakan suasana pembelajaran di sekolah yang kondusif dan nyaman. Hal itu dimulai sejak siswa bernagkat ke sekolah dari rumahnya.

"Sehingga seluruh anak mendapatkan haknya belajar denganbaikdi sekolah," ujar Linda Wati.

Senada, Kanit PPA Poplres Kampar, Aipda Syamsul Bahri turut memaparkan soal peran penting orang tua dalam mengawasi anak, sehingga tidak terjadi Bulying.

"Diharapkan kerja sama antara orang tua di rumah dan guru di sekolah," papar Aipda Syamsul Bahri.

Dia juga berharap kegiatan seperti ini tetap dilakukan setiap tahunnya, dan apa yang disampaikan narasumber dapat bermanfaat bagi anak-anak semuanya.


Kepala UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota, Dra.Fauziah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi TPPK di sekolahnya.

Dra. Fauziah yakin, sosialisasi ini akan memberikan dampak positif bagi para siswa yang tengah memasuki masa pubertas.

"Semoga dengan kegiatan ini menambah wawasan anak- anak kita, mencegah mereka melakukan tindakan kekerasan di sekolah," tutup Dra. Fauziah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Melawan Bullying Melalui Konsep Keadilan Alquran
Pascameninggalnya Murid SD di pekanbaru Diduga Korban Bulying,  Wako Bentuk TPF
Sekolah Harus Jadi Tempat Paling Aman untuk Anak
Murid SDN 108 Pekanbaru Meninggal Diduga Korban Bulying, Kepsek Menyangkal
Begini Penuturan MA, Bocah SD Korban Bulying di Pekanbaru Sebelum Meninggal
Bocah SD di Pekanbaru Meninggal Dunia Diduga Korban Bulying
komentar
beritaTerbaru