Selasa, 09 Juni 2026 WIB

Anggaran Pemko Terbatas, DPRD Sarankan Sekolah Gali Dana CSR

Harijal - Selasa, 18 Juli 2017 20:46 WIB
Anggaran Pemko Terbatas, DPRD Sarankan Sekolah Gali Dana CSR
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bobroknya dunia pendidikan di Kota Pekanbaru baru-baru sempat di hebohkan. Pasalnya terkuaknya kasus pungutan liar (Pungli) di dunia pendidikan belakangan ini sempat menyedot perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru.

Bahkan dewan menduga, salah satu penyebab terbukannya peluang Pungli disekolah-sekolah di kota Pekanbaru karena terbatasnya anggaran pemerintah dalam menyediakan fasilitas sekolah yang ada.

" Kita ketahui anggaran kita dari PAD selalu devisit, bagaimana bisa memajukan fasilitas dunia pendidikan mustahil, makanya terjadi peluang-peluang kecurangan oleh oknum-oknum tertentu, seperti kasus jual beli kursi, padahal kalau semua sudah tersedia dengan lengkap, saya yakin Pungli akan hilang sendiri," demikian disarankan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga, Selasa (18/7)

Baca Juga:

Untuk melengkapai berbagai kebutuhan sekolah, serta menghindari Pungli, Politisi PDI Perjuangan ini meminta pihak sekolah tidak sepenuhnya berharap kepada pemerintah, tetapi bagaimana menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kota Pekanbaru, dalam hal menggali dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk dunia pendidikan.

" Banyak perusahaan-perusahaan besar beroperasi di Kota Pekanbaru, salah satunya ada cevron, kita harus jalin kerja sama yang baik, bisa cari sumber dana dari sana, selama ini ada ngak sumbangsih mereka terhadap dunia pendidikan, bantuan kursi, meja, komputer untuk sekolah, jangan oknum-oknum tertentu cari duit dari anak sekolah kita tidak mau seperti itu," jelasnya.

Baca Juga:

Kepada pihak perushaan-perusahaan yang ada di Kota Pekanbaru, Romi juga berharap agar dana CSR yang digelontorkan agar tepat sasaran, dan tidak hanya pihak-pihak tertentu saja yang menerima, sementara pihak sekolah yang juga membutuhkan bantuan terabaikan.

"Kita minta partisipasi perusahaan didunia pendidikan, pasalnya selama ini kita belum pernah dengar dana CSR untuk sekolah, kalau ada tunjukan dong, ekspos kekita, jangan dana hanya pihak-pihak tertentu saja, tetapi juga kesekolah-sekolah supaya beban pemerintah juga berkurang" harap Romi.(Eza)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Inovasi Wali Kota Agung Genjot PAD, Pemprov Minta Daerah Lain Berdayakan PKK
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB
Bawa Pasien dari Bagansiapiapi, Ambulans Kecelakaan di Tol Permai, Tiga Tewas
Tolak Titipan, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027
Kepala Daerah Didorong Maksimalkan Forum DPR RI Dapil Riau untuk Akses APBN
komentar
beritaTerbaru