Perayaan HUT Ke -24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, mengatakan jumlah lulusan SMP/MTs di Riau tahun ini mencapai 103.247 siswa. Sementara itu, daya tampung SMA dan SMK negeri di seluruh Riau berjumlah 91.548 kursi.
"Dari angka tersebut memang masih terdapat selisih sekitar 11.699 siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Namun hal itu bukan berarti mereka tidak mendapatkan sekolah, karena kita masih memiliki sekolah swasta dengan daya tampung yang cukup besar,"ujar Erisman Yahya, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga:
Ia menjelaskan, sekolah SMA dan SMK swasta di Riau memiliki daya tampung sekitar 31.428 kursi. Dengan demikian, jika daya tampung sekolah negeri dan swasta digabungkan, total kapasitas yang tersedia mencapai 122.976 kursi.
"Kalau digabungkan antara negeri dan swasta, total daya tampung kita mencapai 122.976 kursi. Sementara jumlah lulusan SMP dan MTs hanya 103.247 siswa. Artinya, secara keseluruhan kita masih surplus kursi," ujarnya.
Baca Juga:
Menurut Erisman, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan kapasitas pendidikan yang mencukupi bagi seluruh lulusan SMP dan MTs di Riau. Karena itu, masyarakat diminta tidak khawatir terkait ketersediaan bangku sekolah pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
"Insyaallah seluruh anak-anak kita bisa tertampung di sekolah. Yang penting siswa tidak memaksakan diri masuk ke sekolah tertentu saja. Kita memiliki sekolah yang cukup dan daya tampung yang memadai, bahkan melebihi jumlah lulusan jika digabungkan dengan sekolah swasta," jelasnya.
Erisman menegaskan, tidak semua lulusan memang dapat diterima di sekolah negeri karena pemerintah juga harus menjaga keberlangsungan sekolah swasta yang menjadi bagian penting dari sistem pendidikan di daerah.
"Tentunya tidak semua siswa tertampung di sekolah negeri, karena kita juga memiliki sekolah swasta yang harus berjalan. Kalau semua masuk negeri, lalu bagaimana dengan sekolah swasta," katanya.
Untuk memastikan siswa dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan, Disdik Riau juga menjalankan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Afirmasi.
Program ini ditujukan bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan memilih melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Kalau ada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tidak diterima di sekolah negeri, mereka bisa masuk ke sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan Disdik. Mereka akan bersekolah secara gratis melalui program BOSDA Afirmasi yang kita berikan," terang Erisman.
Berdasarkan data Disdik Riau, saat ini terdapat 466 sekolah negeri jenjang SMA dan SMK yang terdiri dari 326 SMA Negeri dan 140 SMK Negeri. Sementara itu, jumlah sekolah swasta mencapai 350 sekolah, terdiri dari 172 SMA Swasta dan 178 SMK Swasta.
Artinya seluruh lulusan SMP dan MTs tahun 2026 dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau SMA/SMK tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah.
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Polisi Geledah Rumah Oknum Pencuri Kotak Amal, Puluhan Barang Bukti Disita
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menemukan puluhan kotak amal yang telah dirusak di sebuah rumah di Jalan Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanba
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana berbeda mewarnai aktivitas insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) seRiau. Tak ha
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema Berani Tampil & Men
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHUL Polres Rokan Hulu (Rohul) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, melaksana
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Luas lahan terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 18.770 Hektare. Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemad
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka hotspot (titik panas) di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan signifikan dalam empat hari terakhir. Dari
Lingkungan