Senin, 04 Mei 2026 WIB

WNA Positif Corona Disebut Kontak dengan 21 Orang di Bali

Harijal - Rabu, 11 Maret 2020 18:06 WIB
WNA Positif Corona Disebut Kontak dengan 21 Orang di Bali
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Pekerja medis dengan masker sebagai alat pelindung diri minimal

JAKARTA - Dinas Kesehatan Provinsi Bali melakukan pemantauan dan isolasi terhadap 21 orang yang diduga kontak langsung (closed contact) dengan pasangan suami istri WNA positif corona.

Seperti dilaporkan Koresponden CNNIndonesia TV di Bali, I Gede Nyoman Wiryadinata, Rabu (11/3) petang, 21 orang yang dipantau itu telah diambil spesimennya guna diperiksa di Litbangkes Jakarta.

Mereka yang dipantau itu di antaranya resepsionis hotel tempat WNA pasutri itu menginap hingga di petugas RS yang awal menerimanya.

Baca Juga:

Bukan hanya itu, lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi WNA itu dan pasangannya pun dibersihkan dengan cairan desinfektan termasuk di hotel.

Pasutri WNA yang positif corona itu sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSUD Sanglah, Bali. Namun, istri WNA itu dipastikan meninggal, yang merupakan kasus nomor 25 positif Corona.

Baca Juga:

Pada Rabu (11/3), Jubir pemerintah untuk kasus virus corona, Achmad Yurianto, mengonfirmasi pasien nomor 25 telah tiada. Namun, meninggalnya sang pasien tak dipengaruhi faktor tunggal positif Covid-19.

"Itu [virus corona] yang memperburuk kondisinya," kata Yuri di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pasien nomor 25 tersebut meninggal sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu dini hari. Yuri mengatakan kedutaan besar negara asal perempuan tersebut sudah mengetahui riwayat penyakit yang diderita pasien.

"Selama perawatan (pasien) didampingi suami," kata Yuri.

Sementara itu, seperti diberitakan CNNIndonesia TV, pasangan dari WNA itu mengonfirmasi penyakit bawaan dari pasien 25 di antaranya hipertensi dan diabetes. Selain itu, diberitakan pula jenazah pasien 25 itu pun langsung dikremasi di krematorium Mumbul, Jimbaran, Bali.

Hari ini di Kantor Gubernur Bali, Sekda Bali Dewa Made Indra yang didampingi Kadinkes Bali Ketut Suarjaya menyatakan pasien 25 itu dirawat di ruang isolasi RS Sanglah sejak 3 Maret 2020.

Pasien 25 itu diketahui datang ke Bali bersama suaminya pada 29 Februari lalu. Dalam liburannya di Bali, pasien 25 itu mengalami demam dan mendatangi salah satu rumah sakit swasta di Kuta lalu dirujuk ke RS Sanglah. Sementara itu, suaminya saat ini masih di dalam ruang rawat isolasi RS Sanglah.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru