Senin, 04 Mei 2026 WIB

Dokter Malaysia Sebut Indonesia Bom Waktu Virus Corona

Harijal - Rabu, 08 April 2020 17:36 WIB
Dokter Malaysia Sebut Indonesia Bom Waktu Virus Corona
(REUTERS/Bazuki Muhammad)
Foto: Malaysia

JAKARTA - Media sosial digegerkan pernyataan seorang dokter Malaysia bernama Musa Mohd Nordin. Itu terjadi setelah Konsultan Spesialis Pediatri dan Pengobatan di Rumah Sakit KPJ Damansara itu menyatakan bahwa Indonesia adalah bom waktu bagi wabah virus corona (COVID-19).

"Saya khawatir dengan Indonesia. Indonesia adalah bom waktu. Kami tidak mengerti lagi," katanya kepada Astro AWANI, channel berita Malaysia, akhir pekan kemarin.

"Saya sarankan kepada Dewan Keamanan Nasional (MKN) Malaysia, kita harus menjaga perbatasan kita atau itu akan menjadi cluster baru dari COVID-19."

Baca Juga:

Lebih lanjut, dalam kesempatan itu ia juga mengatakan bahwa cara lain yang bisa dilakukan pemerintah Malaysia agar rakyatnya mematuhi aturan pembatasan (lockdown) untuk menekan penyebaran wabah, adalah dengan memberikan contoh kepatuhan secara langsung.

Malaysia telah menerapkan lockdown atau movement control order (MCO) sejak 18 Maret dan telah memperpanjang upaya ini pada hingga 14 April mendatang. Warga yang melanggar aturan MCO diancam dengan denda atau dipenjara maksimum enam bulan penjara.

Baca Juga:

"Itu penting," kata Nordin. "MKN harus memberi contoh. Semua menteri Malaysia harus memberi contoh. Jika tidak, kita akan gagal karena kita gagal dari atas."

Pernyataan itu disampaikan Nordin di saat jumlah kasus corona di Indonesia terus meningkat pesat dalam sebulan terakhir. Bahkan angkanya telah mencapai lebih dari setengah jumlah kasus di Malaysia yang sudah lebih dulu melaporkan kasus.

Per Rabu ini, Indonesia memiliki 2.956 kasus dengan 240 korban meninggal dan 222 orang sembuh. Sementara itu Malaysia memiliki 4.119 kasus dengan 65 kematian dan 1.487 sembuh, menurut Worldometers.

(CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru