Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Iri Ojol Dapat Diskon BBM, Sopir Angkutan Pelabuhan Ancam Mogok!

Harijal - Kamis, 16 April 2020 17:31 WIB
Iri Ojol Dapat Diskon BBM, Sopir Angkutan Pelabuhan Ancam Mogok!
Foto: Pradita Utama

JAKARTA - Baru-baru ini, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengumumkan perusahaannya akan memberi bantuan kepada pengemudi ojek online (ojol) sebagai upaya meredam dampak wabah virus Corona. Melalui akun twitter resminya @basuki_btp, ia menyampaikan bantuan yang akan diberikan ialah berbentuk program cashback atau pengembalian tunai hingga 50% kepada 10 ribu pengemudi ojol.

Cashback akan diberikan untuk pembelian bensin Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo melalui aplikasi MyPertamina. Promo berlaku sejak hari ini hingga 12 Juli 2020. Namun, promo ini hanya dapat dinikmati untuk maksimal cashback sebesar Rp 15 ribu.

Merespons hal tersebut, Komunitas Sopir Angkutan Pelabuhan Tanjung Priok pun angkat bicara. Mereka tak terima, sebab merasa pemerintah berat sebelah yakni hanya memperhatikan pengemudi ojek online (ojol) saja di tengah pandemi ini.

Baca Juga:

Ketua Komunitas Supir Angkutan Pelabuhan Tanjung Priok Yulius Amo mengatakan saat ini bukan cuma pengemudi ojek online saja yang terkena dampak dari COVID-19 terhadap pendapatan mereka tapi para sopir juga sangat terkena dampaknya juga. Sebab, uang jalan para sopir ketika mengantar barang mengalami penurunan akibat mahalnya harga makanan dan minuman.

"Sedangkan mereka itu sistem nya jika mengantar barang dibekali uang jalan yang lebih banyak tergerus oleh biaya BBM yang digunakan," kata Yulius dalam rilis resminya yang diterima detikcom, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga:

Para sopir, kata Yulius mengancam bakal menyerukan seluruh supir di pelabuhan seluruh Indonesia untuk melakukan gerakan Lockdown dengan aksi gantung kunci alias menghentikan untuk beroperasi jika pemerintah tidak memperhatikan nasibnya dengan memberikan cashback BBM seperti yang didapat oleh pengemudi online.

"Suara ini kami berharap didengar oleh bapak Presiden, kami juga terdampak COVID-19," tutupnya.

(detik.com)

SHARE:
beritaTerkait
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan
komentar
beritaTerbaru