Senin, 04 Mei 2026 WIB

Dibohongi Pasien Covid-19, 53 Tenaga Kesehatan di RSUP dr Sardjito Diisolasi

Harijal - Kamis, 30 April 2020 15:11 WIB
Dibohongi Pasien Covid-19, 53 Tenaga Kesehatan di RSUP dr Sardjito Diisolasi
ilustrasi

SLEMAN - 53 tenaga kesehatan RSUP dr Sardjito, Sleman harus melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yakni melakukan tes swab atau usap tenggorok dan mengisolasi diri setelah menangani pasien yang tidak jujur. Pihak rumah sakit pun saat ini menyebut hasil tes untuk memastikan status para tenaga kesehatan.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan membenarkan adanya swab untuk 53 tenaga kesehatannya. Mereka terdiri dari dokter, perawat hingga karyawan administratif dan umum yang berada di alur pelayanan pasien.

“Sampai saat ini kami masih lembur, untuk melakukan analisis pada hasil swab para tenaga kesehatan kami. Nanti kami akan sampaikan ketika seluruh hasil sudah keluar,” ujar Banu ketika dihubungi KRjogja.com, Kamis (30/4/2020) pagi.

Baca Juga:

Diketahui sebelumnya, ada seorang pasien yang memeriksakan diri ke RSUP Dr Sardjito karena penyakit kanker yang dialami. Namun, pasien tersebut tak menceritakan bawasanya suaminya merupakan pasien dengan riwayat positif Covid-19 sehingga ia seharusnya mengikuti protokol kesehatan penanganan.

Pasien perempuan tersebut positif tertular Covid-19 dan sudah terkonfirmasi. Alhasil seluruh tenaga kesehatan yang berkontak dengan pasien diharuskan menjalani isolasi dan pemeriksaan usap tenggorok. 

Baca Juga:


(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru