Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
JAKARTA - Trudi Stonard (37), warga West Midlands, Inggris, beruntung bisa selamat dan tetap hidup setelah salah diagnosa penyakit yang membuatnya bolak-balik ke toilet 53 kali dalam sehari.
Mulanya, Stonard mengalami sakit perut yang parah bak terbakar pada Desember 2014. Saking parahnya, menyantap keripik saja bisa membuatnya kesakitan.
Dikutip dari Mirror, dokter sempat mendiagnosis penyakitnya sebagai sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS). Namun, ibu dua anak ini takut kalau penyakitnya jauh lebih serius setelah dia mengalami perdarahan setelah makan satu gigit ayam cepat saji.
Baca Juga:
"Bahkan saya pernah ke toilet sampai 53 kali sehari," aku dia.
Hal ini membuat berat badannya turun drastis, dari sebelumnya 61,23 Kg menjadi 35,8 Kg. Putranya, Leonard, yang sekarang berusia 7 tahun, bahkan menolak untuk mendekatinya karena Stonard "tak bisa dikenali".
Baca Juga:
"Berat badan saya turun terus menerus," katanya. "Yang paling menyedihkan adalah ketika anak laki-laki saya tak mau mendekati saya dan bilang kalau saya bukan ibunya. Itu menyedihkan," imbuh dia.
Dokter kemudian berusaha untuk mengambil sampel darinya. Namun, tempat tidurnya sudah dipenuhi tumpahan darah.
"Saya merasa sangat buruk dan nyaris tak bisa bangun dari tempat tidur," ungkapnya.
Dua minggu kemudian, dia melakukan pemeriksaan kembali termasuk colposcopy. Stonard pun didiagnosa dengan ulcerative colitis atau peradangan pada usus besar.
Ia kemudian memutuskan untuk menjalani operasi untuk mengangkat bagian ususnya dan menggantinya dengan tas stoma di Rumah Sakit New Cross, Wolverhampton, pada Februari 2015. Operasi untuk mengeluarkan isi perutnya itu berlangsung selama enam jam.
Hanya dalam 10 pekan, kondisinya membaik dari terancam jiwanya menjadi "on fire".
Mengutip Metro, ia dinyatakan hamil tiga bulan setelah operasi itu. Padahal, dokter sebelumnya menyatakan akan sulit hamil akibat kondisinya itu.
(CNNIndonesia.com)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen