Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Update Corona 20 Juli: 88.214 Positif, 46.977 Sembuh

Harijal - Senin, 20 Juli 2020 16:07 WIB
Update Corona 20 Juli: 88.214 Positif, 46.977 Sembuh
(ANTARAFOTO/Adiwinata Solihin)
Ilustrasi.

JAKARTA - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia per Senin (20/7), bertambah sebanyak 1.693 orang sehingga total menjadi 88.214 orang terinfeksi Covid-19. Dari total jumlah tersebut 46.977 orang dinyatakan sembuh dan 4.239 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan angka tersebut dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama 24 jam hingga pukul 12.00 WIB siang ini.

"Dari pemeriksaan ini kita dapatkan konfirmasi positif sebanyak 1.693 Sehingga totalnya 88.214," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (20/7).

Baca Juga:

Sehari sebelumnya, kasus positif di Indonesia mencapai 86.521 orang. Dari total jumlah tersebut, 45.401 orang di antaranya sembuh dan 4.143 orang meninggal dunia.

Angka kumulatif itu berdasarkan data World O Meter, melampaui kasus corona di China. Pada hari yang sama World O Meter mencatat kasus positif di China sebanyak 83.660. 

Baca Juga:

Namun berdasarkan data WHO pada hari yang sama, kasus China masih lebih besar dari Indonesia. Data WHO per Minggu (19/7), kasus positif di China sebanyak 85.937.

WHO telah menyampaikan informasi bahwa mikro droplet virus corona bisa bertahan di udara. Tingkat penularan bisa semakin tinggi andai masyarakat tidak memakai masker.

Anggota Tim Pakar Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyatakan penyebaran virus corona lewat udara disebabkan oleh mikro droplet yang bertahan di udara. Penyebaran virus corona melalui udara itu berpotensi terjadi di ruangan tertutup.

Gugus Tugas menyarankan masyarakat untuk menyertakan sirkulasi udara baik di ruangan yang digunakan untuk beraktivitas. Warga pun diimbau untuk membuka jendela setiap pagi.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memprediksi puncak penularan corona di Indonesia terjadi pada Agustus dan September. Perkiraan tersebut mengacu pada jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 yang saat ini terus melonjak.

Jokowi jauh hari telah meminta jajarannya untuk menurunkan kurva Covid-19 pada Mei 2020 dengan cara apapun. Target itu gagal dipenuhi. Ia pun mendorong para menterinya untuk bekerja lebih keras.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru