Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Tim Pembela Ulama Akan Polisikan Pembakar Poster Rizieq

Harijal - Rabu, 29 Juli 2020 18:57 WIB
Tim Pembela Ulama Akan Polisikan Pembakar Poster Rizieq
(CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati).
Kuasa hukum Rizieq Shihab, Damai Hari Lubis.

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang juga kuasa hukum Rizieq Shihab, Damai Hari Lubis, berencana melaporkan pembakaran poster bergambar wajah kliennya ke kepolisian. Langkah hukum ini ditempuh karena pentolan FPI itu merasa dihina dengan aksi pembakaran tersebut.

Damai mengklaim TPUA telah mendapat mandat dari Rizieq untuk menempuh jalur hukum. Damai akan didampingi Ketua Umum TPUA Eggi Sudjana untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Imbauan IB HRS tempuh jalur hukum untuk hindari anarkisme. Maka kami segera laporkan Boedi Djarot atas perobekan dan pembakaran gambar baliho diri beliau (Rizieq)," kata Damai kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).

Baca Juga:

Damai menyebut Boedi Djarot cs sengaja mencetak sendiri poster Rizieq. Lalu mereka merobek dan membakarnya dalam aksi unjuk rasa sebagai bentuk provokasi.

Saat ini TPUA sedang mempersiapkan laporan ke kepolisian. Damai belum bisa memastikan kapan mereka akan melaporkan aksi pembakaran poster Rizieq tersebut.

Baca Juga:

Meski begitu, Ketua Mujahid 212 itu mendesak kepolisian untuk mengusut kasus pembakaran itu. Ia khawatir aksi ini ditujukan untuk memecah belah bangsa.

"Umat muslim, pecinta, jemaah, dan simpatisan klien kami tampak sudah tidak sabar melihat aksi Polri," tuturnya.

Langkah hukum tak hanya dilakukan TPUA. Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212, dan GNPF Ulama juga sedang mempersiapkan laporan terkait pembakaran poster Rizieq.

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan pihaknya akan mengedepankan proses hukum. Ia juga meminta umat Islam mengedepankan proses hukum dalam kejadian ini.

"Insyaallah Senin depan," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).

Sebelumnya, video pembakaran poster Rizieq Shihab viral di media sosial. Dalam video itu terlihat sejumlah orang membentangkan poster dengan wajah Rizieq dalam sebuah aksi.

Pentolan Gerakan Jaga Indonesia (GJI) Budie Djarot terlihat memberi komando. Boedi menyebut Rizieq mengkhianati negeri karena tidak menerima kemenangan Joko Widodo di pilpres. 

"Jadi silakan saja teman-teman, ini manusia sampah yang tidak boleh ada di sini, dan ketika nanti mau pulang kita tolak ramai-ramai," ucap Boedi dalam video itu.

Kemudian massa aksi melempari poster Rizieq dengan kotoran. Mereka juga berusaha merobek dan membakarnya. Namun hingga video berakhir, api tak kunjung menyala.

(CNNIndonesia.com)

 

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru