Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang juga kuasa hukum Rizieq Shihab, Damai Hari Lubis, berencana melaporkan pembakaran poster bergambar wajah kliennya ke kepolisian. Langkah hukum ini ditempuh karena pentolan FPI itu merasa dihina dengan aksi pembakaran tersebut.
Damai mengklaim TPUA telah mendapat mandat dari Rizieq untuk menempuh jalur hukum. Damai akan didampingi Ketua Umum TPUA Eggi Sudjana untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
"Imbauan IB HRS tempuh jalur hukum untuk hindari anarkisme. Maka kami segera laporkan Boedi Djarot atas perobekan dan pembakaran gambar baliho diri beliau (Rizieq)," kata Damai kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).
Baca Juga:
Damai menyebut Boedi Djarot cs sengaja mencetak sendiri poster Rizieq. Lalu mereka merobek dan membakarnya dalam aksi unjuk rasa sebagai bentuk provokasi.
Saat ini TPUA sedang mempersiapkan laporan ke kepolisian. Damai belum bisa memastikan kapan mereka akan melaporkan aksi pembakaran poster Rizieq tersebut.
Baca Juga:
Meski begitu, Ketua Mujahid 212 itu mendesak kepolisian untuk mengusut kasus pembakaran itu. Ia khawatir aksi ini ditujukan untuk memecah belah bangsa.
"Umat muslim, pecinta, jemaah, dan simpatisan klien kami tampak sudah tidak sabar melihat aksi Polri," tuturnya.
Langkah hukum tak hanya dilakukan TPUA. Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212, dan GNPF Ulama juga sedang mempersiapkan laporan terkait pembakaran poster Rizieq.
Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan pihaknya akan mengedepankan proses hukum. Ia juga meminta umat Islam mengedepankan proses hukum dalam kejadian ini.
"Insyaallah Senin depan," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).
Sebelumnya, video pembakaran poster Rizieq Shihab viral di media sosial. Dalam video itu terlihat sejumlah orang membentangkan poster dengan wajah Rizieq dalam sebuah aksi.
Pentolan Gerakan Jaga Indonesia (GJI) Budie Djarot terlihat memberi komando. Boedi menyebut Rizieq mengkhianati negeri karena tidak menerima kemenangan Joko Widodo di pilpres.
"Jadi silakan saja teman-teman, ini manusia sampah yang tidak boleh ada di sini, dan ketika nanti mau pulang kita tolak ramai-ramai," ucap Boedi dalam video itu.
Kemudian massa aksi melempari poster Rizieq dengan kotoran. Mereka juga berusaha merobek dan membakarnya. Namun hingga video berakhir, api tak kunjung menyala.
(CNNIndonesia.com)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen