PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang juga kuasa hukum Rizieq Shihab, Damai Hari Lubis, berencana melaporkan pembakaran poster bergambar wajah kliennya ke kepolisian. Langkah hukum ini ditempuh karena pentolan FPI itu merasa dihina dengan aksi pembakaran tersebut.
Damai mengklaim TPUA telah mendapat mandat dari Rizieq untuk menempuh jalur hukum. Damai akan didampingi Ketua Umum TPUA Eggi Sudjana untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
"Imbauan IB HRS tempuh jalur hukum untuk hindari anarkisme. Maka kami segera laporkan Boedi Djarot atas perobekan dan pembakaran gambar baliho diri beliau (Rizieq)," kata Damai kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).
Baca Juga:
Damai menyebut Boedi Djarot cs sengaja mencetak sendiri poster Rizieq. Lalu mereka merobek dan membakarnya dalam aksi unjuk rasa sebagai bentuk provokasi.
Saat ini TPUA sedang mempersiapkan laporan ke kepolisian. Damai belum bisa memastikan kapan mereka akan melaporkan aksi pembakaran poster Rizieq tersebut.
Baca Juga:
Meski begitu, Ketua Mujahid 212 itu mendesak kepolisian untuk mengusut kasus pembakaran itu. Ia khawatir aksi ini ditujukan untuk memecah belah bangsa.
"Umat muslim, pecinta, jemaah, dan simpatisan klien kami tampak sudah tidak sabar melihat aksi Polri," tuturnya.
Langkah hukum tak hanya dilakukan TPUA. Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212, dan GNPF Ulama juga sedang mempersiapkan laporan terkait pembakaran poster Rizieq.
Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan pihaknya akan mengedepankan proses hukum. Ia juga meminta umat Islam mengedepankan proses hukum dalam kejadian ini.
"Insyaallah Senin depan," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).
Sebelumnya, video pembakaran poster Rizieq Shihab viral di media sosial. Dalam video itu terlihat sejumlah orang membentangkan poster dengan wajah Rizieq dalam sebuah aksi.
Pentolan Gerakan Jaga Indonesia (GJI) Budie Djarot terlihat memberi komando. Boedi menyebut Rizieq mengkhianati negeri karena tidak menerima kemenangan Joko Widodo di pilpres.
"Jadi silakan saja teman-teman, ini manusia sampah yang tidak boleh ada di sini, dan ketika nanti mau pulang kita tolak ramai-ramai," ucap Boedi dalam video itu.
Kemudian massa aksi melempari poster Rizieq dengan kotoran. Mereka juga berusaha merobek dan membakarnya. Namun hingga video berakhir, api tak kunjung menyala.
(CNNIndonesia.com)
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SUMUT Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat men
Peristiwa
kabarmelayu.com, PEKANBARU Upaya menjaga kesehatan masyarakat terus dilakukan di tengah kondisi udara Kota Pekanbaru yang terdampak kabut
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata dalam mewujudkan Zero Stunt
Sosial
kabarmelayu.com,TEMBILAHAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, membakar lahan gambu
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim
kabarmelayu.com,PELALAWAN Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga pendinginan, terus dilakukan secara berkelanjutan. P
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Teratai, Kecamatan Senapela
Pemerintahan
Peringati HUT ke81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus serius tengah mengguncang publik tanah air. Kasus itu menyangkut dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oten
Hukrim