Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
MEDAN - Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) kembali erupsi dengan tinggi kolom abu setinggi 5.000 meter dari puncak sekitar pukul 10.16 WIB, Senin (10/8).
Sejumlah kecamatan di Kabupaten Karo pun diselimuti abu vulkanik. Bahkan Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo gelap gulita karena tertutup abu dari Gunung Sinabung.
"Kondisi Kecamatan Naman Teran hingga saat ini gelap gulita, karena abu vulkaniknya hingga saat ini masih berlangsung," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen.
Baca Juga:
Armen mengatakan Kecamatan Merdeka juga terdampak abu vulkanik cukup tebal. Sementara Berastagi diselimuti abu vulkanik, namun tak sampai membuat langit kecamatan itu gelap.
"Untuk Kecamatan Berastagi tidak terlalu gelap. Tapi yang pasti saat ini masih terjadi hujan abu yang cukup tebal," ujarnya.
Baca Juga:
Lebih lanjut, Armen mengimbau masyarakat dan wisatawan tak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur dan 4 km untuk sektor timur-utara.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik," ujarnya.
Armen juga meminta masyarakat mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
Gunung Sinabung berstatus level III atau Siaga sejak 20 Mei 2019 dan terakhir kali erupsi pada Juni 2019.
Sebelumnya, gunung tersebut erupsi dengan tinggi kolom abu sejauh 2.000 meter sekitar pukul 01.58 WIB pada Sabtu 8 Agustus lalu. Erupsi kembali terjadi pada sore hari yang sama dengan ketinggian 1.000 meter dari puncak.
Personel TNI dan Polri pun telah melakukan patroli keamanan di wilayah Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, agar masyarakat dan petani tidak lagi memasuki kawasan zona merah.
(CNNIndonesia.com)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen