Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
JAKARTA - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) pada Selasa (20/10) mendatang.
Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Remy Hastian menyatakan aksi pekan depan dilakukan lantaran pihaknya tidak berhasil menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada aksi yang digelar hari ini di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
"Aksi dimulai pukul 13.00-17.00. Akan tetapi, kembali yang menemui massa aksi bukan orang yang kami harapkan, melainkan Staff Khusus Milenial yang dirasa bukan representatif dari Presiden Republik Indonesia," kata Remy dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (16/10) malam.
Baca Juga:
Remy menyatakan aksi pekan depan yang bertepatan dengan setahun kerja Jokowi-Maruf itu akan dilakukan dengan damai dan lepas dari tindakan anarkis.
Adapun tuntutan aksi itu yakni mendesak agar Presiden Joko Widodo segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang mencabut atau membatalkan pengesahan Omnibus Law Ciptaker.
Baca Juga:
Selain tuntutan itu, mereka juga akan menyuarakan kecaman terhadap tindakan pemerintah yang berusaha mengintervensi gerakan dan suara
rakyat atas penolakan terhadap UU Cipta Kerja.
"Mengecam berbagai tindakan represif Aparatur negara terhadap seluruh massa aksi," kata dia.
Diketahui, pada aksi mahasiswa hari ini, Presiden Jokowi disebut meminta staf khusus milenial Aminuddin Ma'ruf untuk menemui mahasiswa pedemo.
"Bapak Presiden [yang minta menemui demonstran]. Tadi sekitar jam 3 [menemui mahasiswa]," kata Aminuddin melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (16/10).
Dia mengaku menerima aspirasi dari mahasiswa seputar penolakan RUU Ciptaker yang kemudian akan menyampaikannya kepada Presiden Jokowi.
(CNNIndonesia.com)
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport