Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Kasus COVID-19 Tembus Sejuta, Menkes: Ini Momen untuk Berduka dan Bekerja Sangat Keras

Harijal - Selasa, 26 Januari 2021 18:13 WIB
Kasus COVID-19 Tembus Sejuta, Menkes: Ini Momen untuk Berduka dan Bekerja Sangat Keras
(Foto: jabarprov.go.id)
Menkes Budi Gunadi Sadikin tentang pengadaan vaksin COVID-19.

JAKARTA - Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin menanggapi tembusnya satu juta kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia pada hari ini.

Dalam konferensi persnya dari Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (26/1/2021), Budi mengatakan bahwa sejuta kasus infeksi virus corona di Indonesia harus direnungi dan dimaknai sebagai dua hal oleh semua pihak.

"Momen yang pertama adalah ini saatnya kita untuk berduka. Karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini," kata Budi seperti dilansir liputan6.com.

Baca Juga:

"Dan mungkin sebagian dari keluarga dekat dan teman dekat kita juga sudah meninggalkan kita," Budi melanjutkan.

Selain itu, Budi mengatakan bahwa momen kedua adalah saatnya menyadari bahwa semua pihak harus sadar untuk terus bekerja sangat keras, sehingga pengorbanan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan tidak sia-sia.

Baca Juga:

"Angka satu juta ini, memberikan satu indikasi, bahwa seluruh rakyat Indonesia harus bersama-sama dengan pemerintah bekerja bersama-sama untuk mengatasi pandemi ini dengan lebih keras lagi," kata Budi Gunadi.

Mengurangi Laju Penularan Virus Corona

Budi menegaskan bahwa untuk mengurangi laju penularan virus corona, masyarakat bersama semua pihak diminta untuk bekerja sangat keras untuk tetap disiplin dalam melakukan protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Ini sangat susah dan tidak bisa dilakukan seorang diri, oleh pemerintah, tanpa bersama-sama rakyat, seluruh komponen bangsa membangun gerakan disiplin ini," ujarnya.

"Kita harus memastikan, kita harus bekerja keras, mengingatkan diri kita sendiri, mengingatkan teman-teman kita, mengingatkan keluarga kita dan seluruh rakyat yang ada di lingkungan kita, agar kita disiplin protokol kesehatan."

Selain disiplin protokol kesehatan, Budi mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan bertanggung jawab untuk melakukan testing, tracing, dan juga isolasi.

"Kami di Kementerian Kesehatan akan bekerja keras, sangat keras, untuk memastikan bahwa program testing, program tracing atau pelacakan, dan program isolasi bisa kita lakukan dan eksekusi dengan baik."

(selengkapnya Baca Liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
komentar
beritaTerbaru