Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Ikan Duyung Ditemukan Mati di Pantai Dumai

Harijal - Selasa, 09 Februari 2021 14:17 WIB
Ikan Duyung Ditemukan Mati di Pantai Dumai
istimewa

PEKANBARU - Seekor duyung (dugong dugon) ditemukan mati di Pantai Pulai Bungkuk, Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai, Dumai. Satwa langka inipun segera dikubur karena sudah menimbulkan bau tak sedap.

Hal ini setelah pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)  mendapat laporan laporan dari warga pada akhir pekan lalu. Bangkai itu ditemukan oleh Djohar Mayuda yang merupakan salah satu karyawan PT. Pelabuhan Mundam Sejahtera.

"Awalnya warga mencium adanya bau tak sedap dan menyengat  di sekitar pantai PT tersebut. Setelah dilakukan pencarian, ternyata ditemukan bangkai yang awalnya diduga bangkai pesut. Kemudian temuan itu dilaporkan ke call center Balai Besar KSDA Riau,"kata  Kepala Bidang BBKSDA Wilayah II, Riau Heru Sutmantoro Selasa (9/2/2021).

Baca Juga:

Mendapat laporan itu, pagi harinya tim  bersama masyarakat setempat dan KPA Jenggala langsung mendatangi lokasi. Setelah dicek, ternyata bangkai tersebut bukan pesut, akan tetapi duyung. Satwa tersebut sudah mati dan terdampar  kurang lebih  30 meter dari bibir pantai.

"Hasil pengecekan petugas, duyung ditemukan dalam kondisi mati. Panjangnya sekitar 2 meter, lingkar perut 40 cm dan berat sekitar 140 Kg. Penyebab kematian belum diketahui karena ditubuh satwa tersebut tidak ditemukan ada bekas luka atau sobekan jika kena jaring atau baling baling kapal," tandasnya.(MCR)

Baca Juga:
SHARE:
beritaTerkait
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
komentar
beritaTerbaru