Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Ikan Duyung Ditemukan Mati di Pantai Dumai

Harijal - Selasa, 09 Februari 2021 14:17 WIB
Ikan Duyung Ditemukan Mati di Pantai Dumai
istimewa

PEKANBARU - Seekor duyung (dugong dugon) ditemukan mati di Pantai Pulai Bungkuk, Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai, Dumai. Satwa langka inipun segera dikubur karena sudah menimbulkan bau tak sedap.

Hal ini setelah pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)  mendapat laporan laporan dari warga pada akhir pekan lalu. Bangkai itu ditemukan oleh Djohar Mayuda yang merupakan salah satu karyawan PT. Pelabuhan Mundam Sejahtera.

"Awalnya warga mencium adanya bau tak sedap dan menyengat  di sekitar pantai PT tersebut. Setelah dilakukan pencarian, ternyata ditemukan bangkai yang awalnya diduga bangkai pesut. Kemudian temuan itu dilaporkan ke call center Balai Besar KSDA Riau,"kata  Kepala Bidang BBKSDA Wilayah II, Riau Heru Sutmantoro Selasa (9/2/2021).

Baca Juga:

Mendapat laporan itu, pagi harinya tim  bersama masyarakat setempat dan KPA Jenggala langsung mendatangi lokasi. Setelah dicek, ternyata bangkai tersebut bukan pesut, akan tetapi duyung. Satwa tersebut sudah mati dan terdampar  kurang lebih  30 meter dari bibir pantai.

"Hasil pengecekan petugas, duyung ditemukan dalam kondisi mati. Panjangnya sekitar 2 meter, lingkar perut 40 cm dan berat sekitar 140 Kg. Penyebab kematian belum diketahui karena ditubuh satwa tersebut tidak ditemukan ada bekas luka atau sobekan jika kena jaring atau baling baling kapal," tandasnya.(MCR)

Baca Juga:
SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru