Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Dinsos Rohil dan UPT PPA Besuk Murid SD di Bangko yang Dipukul ODGJ Hingga Berdarah

Redaksi - Rabu, 04 September 2024 20:21 WIB
Dinsos Rohil dan UPT PPA Besuk Murid SD di Bangko yang Dipukul ODGJ Hingga Berdarah
Plt Kepala Dinas Sosial Rokan Hilir Alam JP bersama UPT PPA saat mengunjungi Satria, siswa SD di Bangko yang menjadi korban pemukulan ODGJ di Bagansiapiapi.(Foto: Yan)
ROHIL - Dinas Sosial Rokan Hilir bersama UPT Perlindungan Perempuan dan Anak mengunjungi Satria, siswa SD di kecamatan Bangko yang menjadi korban pemukulan ODGJ, Rabu (4/9/2024). Dalam kunjungannya, Plt Kepala Dinas Sosial Rokan Hilir Alam JP sempat mengajak Satria bergurau, hingga anak kelas 3 SD tersebut nampak tersenyum.

Alam mengaku sangat prihatin melihat kejadian ini, ia berharap apa yang dialami Satria tidak lagi terulang di kemudian hari.

"Ini pelajaran buat kita semua dan tentunya sangat kami sayangkan" ujar Alam.

Baca Juga:

Dinas Sosial menurutnya sudah menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Dinas sosial bertugas sebagai rehabilitatif.

Setelah ODGJ dirujuk ke RSJ dan dinyatakan sudah bisa pulang, maka selanjutnya diserahkan ke keluarga.

Baca Juga:

Di sana juga ada peran keluarga, Dinas kesehatan bagian pengawas minum obatnya. ODGJ ini minum obatnya harus rutin dan seumur hidup. Jadi harus dipantau.

"Bukan semuanya ada di Dinas sosial, namun kita tetap melakukan pemantauan," ujarnya saat di temui awak media, Rabu (4/9/2024).

Alam mengaku menyesalkan berita yang heboh di medsos. Pihaknya ingin meluruskan bahwa saudara B (ODGJ) pemukul siswa SD di Bangko) sudah 4 kali dilakukan rujukan di RSJ.

Dijelaskannya, yang bertanggung jawab penuh atas masalah ini tidak hanya dinas sosial, tapi juga keluarga. Di mana keluarga harus memantau dan tidak mengabaikan.

Ditambahkannya, ODGJ juga butuh dukungan keluarga dan semua pihak.

Untuk menghindari hal serupa, Alam menyebutkan akan melakukan beberapa perbaikan di Pokja yang terdiri dari beberapa instansi terkait untuk menangani masalah ODGJ di Rokan Hilir. Seperti Satpol PP, Dinas kesehatan serta instansi lainnya.

ODGJ seperti B ini kata Alam bisa sembuh. Peran keluarga, lingkungan dan stakeholder terkait sangat penting.

Sebelumnya, nasib naas menimpa Satria, siswa kelas 3 SD di kecamatan Bangko. Dia yang menjadi korban pemukulan ODGJ secara brutal pada Selasa (3/9/1024) siang. Baju dan celana sekolah yang masih ia kenakan bersimbah darah.

ODGJ tersebut menurut beberapa warga di sosial media sering melakukan tindakan kekerasan.(Yan)

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Herman Launching Sentra UMKM Dekranasda Inhil Hebat
UPT SDN 024 Tarai Bangun Sukses Laksanakan Sumatif Akhir TP 2025-2026, Ada Perhatian Istimewa bagi Siswa Inklusi
Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil
Setelah Sukses Ujian Akhir TP 2025-2026, UPT SDN 019 Pandau Jaya Siap Hadapi Ujian Kenaikan Kelas Senin mendatang
BBKSDA Riau Pasang Box Trap di Lokasi Kemunculan Beruang Madu Pelalawan
Paguyuban UPT SDN 024 Tarai Bangun Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI
komentar
beritaTerbaru