Senin, 04 Mei 2026 WIB
Ngaku Adik Bupati Bengkalis,

Oknum Wartawan di Duri Diduga Intimidasi Sejumlah Pejabat

Harijal - Selasa, 03 Januari 2017 20:38 WIB
Oknum Wartawan di Duri Diduga Intimidasi Sejumlah Pejabat
ilustrasi

DURI - Kabar tidak sedap terkait penguasa Negeri Sri Junjungan kembali menyeruak. Beberapa bulan terakhir, beredar cerita miring soal oknum wartawan Klaim diri sebagai Adik Bupati Bengkalis, Amril Mukminin khususnya di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis dan juga diduga melakukan tindakan tidak terpuji dengan mengintimidasi sejumlah pejabat Kelurahan.

Hal tersebut selain membuat resah Aparatur Sipil Negara (ASN), wargapun juga semakin geram dengan ulah oknum wartawan tersebut. Sejumlah warga Mandau berencana akan mendatangi rumah kediaman Bupati Amril untuk menyampaikan ulah oknum wartawan tersebut.

"Sudah lama ini saya dengar, wartawan baru ini kalau datang ke kantor-kantor pemerintahan, selalu bawa-bawa nama Bupati Bengkalis, katanya saya ini adik Bupati Amril. Bahkan kadang terkesan mengintimidasi ASN atau pihak yang didatanginnya," ujar warga Duri yang akrab disapa Adek, Selasa (3/1/17).

Baca Juga:

Saat ditanyakan, ASN mana saja yang merasa sudah terintimidasi oleh oknum wartawan tersebut, Adek menjawab sudah mayoritas. Bahkan dengan kartu pers nya tersebut, oknum ini juga menakut-nakuti ASN dengan ancaman akan mempublikasikan berita yang akan membuat ASN tersebut nantinya ditegur oleh Bupati Bengkalis.

" Kalau saya beberkan mana saja, pasti ASN yang bersangkutan tidak akan berkomentar jika di konfirmasi. Sebab dia tidak mau berurusan dengan oknum wartawan yang membawa-bawa nama Bupati Amril ini. Tidak ingin bermasalah dengan keluarga Bupati yang nantinya akan berpengaruh pada jabatannya," ujar Adek lagi.

Baca Juga:

Terpisah, salah seorang dari kerabat Bupati Amril Mukminin, Halim Harrofie saat ditemui membenarkan adanya hubungan keluarga antara oknum wartawan dimaksud. Namuan demikian, bukan berarti oknum wartawan ini bisa membawa-bawa nama Bupati untuk kepentingannya dalam tugasnya.

" Bupati Amril orangnya ramah dengan siapapun. Dia tidak akan segampang itu mencampuradukan urusan keluarga dengan pekerjaan. Apalagi seperti yang dilakukan oknum wartawan ini. Jika memang profesinya seorang jurnalis, maka jalankan saja profesi itu sesuai dengan kode etik jurnalis saja. Jangan mencatut nama Bupati untuk menakut - nakuti pejabat di lingkungan pemerintah Kecamatan Mandau ini," ungkap Halim.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang pemuda Kelurahan Balik Alam, yang juga akan memperjuangkan pejabat di lingkungan Kelurahan Balik Alam yang merasa terintimidasi oleh oknum wartawan yang selalu menyebut-nyebut dirinya kerabat dekat Bupati Amril.

"Ada beberapa hal permasalahan di Kelurahan Balik Alam ini yang berkaitan dengan oknum wartawan dimaksud. Jika nantinya akan berdampak pula dengan Lurah Balik Alam, maka kami pemuda beserta tokoh masyarakat akan menjumpai Bupati Amril Mukminin dan menyampaikan bagaimana etika oknum wartawan ini kepada tokoh masyarakat di Balik Alam," ujar Romi mengakhiri.

 

 


(riauterkini.com)

SHARE:
beritaTerkait
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
komentar
beritaTerbaru