Jumat, 30 Oktober 2026 WIB

Truk Angkutan Pekerja PT. NWR Terjun ke Sungai Segati Pelalawan Tewaskan 15 Orang, Disnaker Riau Cek Dugaan Pelanggaran

Redaksi - Senin, 24 Februari 2025 17:47 WIB
Truk Angkutan Pekerja PT. NWR Terjun ke Sungai Segati Pelalawan Tewaskan 15 Orang, Disnaker Riau Cek Dugaan Pelanggaran
Ini truk modifikasi angkutan pekerja yang terjun ke sungai di Segati Pelalawan. Akibatnya, 15 orang yang terdiri dari anak-anak dan dewasa meninggal dunia.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Pascaperistiwa truk angkutan pekerja PT. Nusawana Raya (NWR) yang terjun ke sungai di Desa Segati Pelalawan hingga menewaskan 15 orang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau akan turun ke lapangan. Disnaker akan mengecek unsur-unsur pelanggaran yang mungkin terjadi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau, Boby Rachmat mengatakan, pasca kejadian tersebut pihaknya akan turun langsung ke perusahaan untuk mengecek unsur-unsur pelanggaran yang mungkin terjadi sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut.

"Kami juga akan turun ke perusahaan untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan prosedur. Jika memungkinkan ada kesalahan, pihak perusahaan bisa saja diberi sanksi," katanya.

Pihaknya juga akan mengajak BPJS ketenagakerjaan. Pihak BPJS ketenagakerjaan nantinya juga akan mengecek apakah para karyawan tersebut sudah terdaftar atau belum di BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:

"Pihak BPJS Ketenagakerjaan juga akan ikut bersama kami nantinya," sebutnya.

Hari ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari beberapa unsur menemukan korban terakhir seorang anak bernama Noel. Dengan ditemukannya korban terakhir ini, maka total korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal berjumlah total 15 orang. Sebanyak 17 lainnya selamat.

Baca Juga:

Diberitakan sebelumnya, truk angkutan pekerja PT. Nusawana Raya (NWR) diketahui terjun ke sungai Desa Segati pada Sabtu (22/2/2025). Truk tersebut mengangkut 32 penumpang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.

Truk terjun ke sungai diduga karena supir mengantuk. TIm SAR gabungan yang terdiri dari beebagai unsur mwnemukan sang supir dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa ini juga menarik perhatian banyak pihak, karena banyaknya korban yang merupakan anak-anak. Termasuk juga soal keselamatan pekerja.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Riau Butuh Rp22 Triliun untuk Mantapkan Jalan Provinsi
DPRD Pekanbaru Apresiasi Rencana Pemprov, Dukung Pelebaran Jalan HR Subrantas
Silaturahmi dengan Warga Tapung, Syahrul Aidi Bakal Dorong Penanganan Jalan Lintas Petapahan–Simpang Golombang
Jalan Kuala Cenaku-Rumbai Jaya Rusak Diduga Akibat Truk Batu Bara, DPRD Riau Bakal Panggil Pengusaha
Laka Maut di Tol Bangkinang, Dosen UIR dan Suami Meninggal
Sumber Air Pemadaman Karhutla, Plh Bupati Yuliantini Tinjau Normalisasi Parit 18
komentar
beritaTerbaru