UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, melaksanakan uoacara peringatan Hari Pendidikan Nasion
Pendidikan
DURI - Kenaikan tarif listrik yang diberlakukan PT PLN (Persero) mulai 1 Januari 2017 lalu bagi rumah golongan mampu dengan daya 900 VA membuat masyarakat mulai menjerit. Ditambahlagi, kenaikan akan terus terjadi pada 1 Maret dan 1 Mei mendatang.
"Kebijakan pemerintah ini menyulitkan masyarakat. Sekarang ini kalau kami mampu, tentu kami sudah menaikan daya listrik, tidak memanfaatkan yang subsidi ini. Apalagi sekarang suami sudah di PHK sejak 6 bulan lalu, BBM juga naik, bagaimana mau usaha," kata Karina, penjual minuman jus di teras rumahnya, Minggu (15/1/2017) kepada wartawan.
Biasanya, kata Karina, untuk usaha jus nya yang menggunakan blander itu ditambah dengan kebutuhan listrik di rumah, satu bulannya hanya Rp 200 ribu.
Baca Juga:
"Sekarang setengah bulan saja baru sudah Rp150 ribu beli voucher listrik. Kenaikan tarif listrik ini membuat saya rugi berjualan dan juga dilema. Karena menaikan harga jus tidak mungkin, apalagi mengurangi takarannya, bisa lari pelanggan saya nanti," terangnya lagi.
Sementara itu, Dodi Prariyadi, mantan Manager PLN saat dikonfirmasi media membenarkan adanya kenaikan tarif listrik tersebut.
Baca Juga:
Kenaikan tarif pelanggan rumah tangga mampu 900 VA tersebut akan mengalami kenaikan tarif dilakukan setiap dua bulan sekali yakni 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017.
Dengan skenario tersebut, lanjutnya, maka secara bertahap tarif pelanggan rumah tangga mampu 900 VA akan mengalami kenaikan dari Rp605 menjadi Rp791 per 1 Januari 2017, Rp1.034 mulai 1 Maret 2017, dan Rp1.352/kWh per 1 Mei 2017.
Lalu, mulai 1 Juli 2017, pelanggan rumah tangga mampu 900 VA itu akan dikenakan penyesuaian tarif otomatis setiap bulan seperti 12 golongan tarif nonsubsidi lainnya.
Jika mengikuti tarif listrik 12 golongan tarif nonsubsidi per 1 Januari 2017, maka tarifnya sebesar Rp1.467,28/kWh.
Dengan demikian, menurut dia, per 1 Juli 2017 akan terdapat 13 golongan non subsidi yang mengalami penyesuaian tarif setiap bulan.
Pelanggan rumah tangga mampu yang sebelumnya tergabung dalam golongan rumah tangga 900 VA itu, juga menjadi golongan baru, sehingga total golongan PLN bertambah satu dari sebelumnya 37 menjadi 38.
(goriau.com)
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, melaksanakan uoacara peringatan Hari Pendidikan Nasion
Pendidikan
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim