Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Api Hanguskan Sekolah TK Negeri Pembina Petapahan

Harijal - Rabu, 01 Februari 2017 09:16 WIB
Api Hanguskan Sekolah TK Negeri Pembina Petapahan
riaueditor.com
Petugas pemadam kebakaran PT Chevron Area Petapahan saat berusaha memadamkan api.

PEKANBARU, kabarmelayu.com -  Sekolah TK Negeri Pembina yang terletak di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, ludes terbakar, Selasa (31/1/2017) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

Sebanyak sembilan ruang kelas, satu ruang tata usaha, satu kamar penjaga sekolah dan ruang guru serta ruangan dapur hangus terbakar di lahap si jago merah.

Dugaan sementara, kebakaran disebabkan arus pendek listrik pada salah satu ruangan yang terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksi mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga:

Api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran milik PT Chevron Area Petapahan dikerahkan ke lokasi guna memadamkan api. Berselang sejam, api berhasil dijinakkan oleh petugas dan warga yang membantu proses pemadaman.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Sik MM mengatakan, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah bernama Muhalip (36), yang sedang memperbaiki mesin genset dibangunan belakang sekolah yang berjarak sekitar 100 meter mendegar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji.

Baca Juga:

"Curiga dengan ledakan tersebut, ia lalu melihat ke bagian depan bangunan sekolah dan mendapati atap dan plafon ruangan serta kamar penjaga sekolah sudah terbakar dan tak lama kemudian api langsung membesar," jelas Guntur.

Muhalip yang tinggal di komplek sekolah TK tersebut, lalu berusaha menyelamatkan barang-barang berharga milik sekolah dan meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk melakukan upaya pemadaman.

Polisi yang mendapat laporan, segera menghubungi pihak Damkar PT Chevron Area Petapahan untuk membantu proses pemadaman kebakaran tersebut.

"Saat ini Kepolisian Sektor Tapung masih lakukan penyelidikan untuk mencari penyebab pasti kebakaran tesrebut," tukas Guntur. (rec)

SHARE:
beritaTerkait
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan
Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah
Peringati HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Skandal Paspor Ganda, Ancaman Serius Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia
Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass
komentar
beritaTerbaru