Pria yang Hilang Setelah Melompat dari Jembatan Rantau Berangin Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas 13 Kilometer
Tim SAR gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kampar, Desa Merangin,
Peristiwa
Kejadian ini menghebohkan warga. Pasalnya, asap hitam yang membumbung tinggi terlihat dari kejauhan hingga di seputaran Kecamatan Siak Hulu dan Bukit Raya.
Kapolsek Bukit Raya, David Richardo, mengungkapkan, dugaan sementara penyebab amukan si jago merah adalah adanya gangguan pada instalasi listrik.
Baca Juga:
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara awal, api diyakini muncul dari percikan korsleting arus listrik pada kabel yang membentang di area tersebut," kata David.
Nahasnya, titik korsleting tersebut berada sangat dekat dengan tangki solar yang terbuat dari bahan plastik yang mudah terbakar. Percikan api yang muncul langsung menyambar uap bahan bakar, menciptakan kobaran api yang membumbung tinggi dalam waktu singkat dan memicu kepanikan warga sekitar.
Baca Juga:
Suara ledakan keras sempat terdengar beberapa kali dari lokasi kejadian, menambah suasana mencekam di lingkungan tersebut.
Roma (25), seorang karyawan gudang yang berada di lokasi saat kejadian, mengaku terkejut dan segera berlari mencari bantuan warga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran sebelum api semakin tak terkendali.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Armada didatangkan dari posko induk Kota Pekanbaru serta bantuan dari Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya guna melakukan blokade agar api tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Setelah berjuang melawan panasnya suhu dan risiko ledakan lanjutan, tim Damkar Kota Pekanbaru akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 14.30 WIB. "Sekitar pukul 14.30 WIB, api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan," kata David Richardo saat memberikan keterangan kepada media.
Diketahui, pemilik gudang solar dan pembibitan sawit yang ludes tersebut adalah EF (50), seorang pecatan TNI AU yang kini berdomisili di Kecamatan Binawidya. Selain kerugian pada bisnis bibit sawit, dampak kebakaran juga dirasakan oleh Sunardi (65), warga setempat yang memiliki ternak kambing di sekitar lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden yang menghebohkan warga di Lecamatan Marpoyan Damai dan sekitarnya ini.
Pihak kepolisian saat ini masih memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian di balik kejadian tersebut.
Tim SAR gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kampar, Desa Merangin,
Peristiwa
Kalau hendak mencari muara,Jangan lupakan hulu sungainya.Kalau hendak membangun Riau tercinta,Benahi dahulu tata kelolanyaOleh Edi BasriH
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Apel Peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau Tahun 2026 y
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan penghargaan kepada kabupaten kota dalam rangkaian kegiatan peringa
Pemerintahan
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Hadir di Panipahan, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Sosial
Dari Perkebunan Petani Jambai Makmur, Polsek Kandis Kembangkan Swasembada Pangan Nasional
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sungai Guntung Hilir, Inhu, Riau, masih dalam penanganan tim Manggala Ag
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU H. Amran Tambi resmi menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Ri
Opini
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pria yang awalnya akan diamankan berkaitan dengan tindak pidana kehutanan, ternyata menyimpan puluhan butir
Hukrim
Jalan Sepanjang 5 Kilometer yang Membelah HSM Rimbang Baling Diduga Didanai Residivis Perambahan Hutan
Hukrim