Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Seram! Harimau Tiba-tiba Lompat ke Motor Agus di Mengkapan Siak

Redaksi - Selasa, 21 Juli 2026 20:03 WIB
Seram! Harimau Tiba-tiba Lompat ke Motor Agus di Mengkapan Siak
Tim BBKSDA Riau melakukan mitigasi di lokasi munculnya harimau di Desa Mengkapan.(Foto: istimewa)
kabarmelayu.com,SIAK - Seorang pekerja sawit di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, mengalami kejadian menyeramkan. Ketika mengangkut hasil panen sawit dengan sepeda motor, di tengah perkebunan, seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) tiba-tiba melompat dan mencakar keranjang sawit yang dibawanya.

Kejadian itu dialami Agus yang bekerja di kebun sawit milik Ahmad Rokani. Saat itu, sekitar pukul 10.00 WIB, Agus membawa hasil panen tersebut ke luar areal perkebunan.

Kaget melihat harimau berada di belakang, Agus kemudian memacu kendaraannya dan berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga:

Mendapat laporan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mendatangi lokasi untuk meningkatkan pemantauan dan melakukan langkah-langkah mitigasi.

"Kami menerima laporan dugaan interaksi negatif antara Harimau Sumatera dengan seorang warga yang terjadi pada 14 Juli 2026," terang Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga:

Tim BBKSDA Riau langsung diturunkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan. Yim juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna memastikan kronologi kejadian.

Dari proses mitigasi yang dilakukan, diperoleh informasi bahwa pada 18 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, dua warga lainnya, Amir dan Dodi kembali melihat seekor Harimau Sumatera di sekitar Kilometer 4 Desa Mengkapan.

"Saksi mengungkapkan harimau tersebut melompat dari parit di seberang jalur pipa menuju badan jalan. Namun, saat berpapasan dengan kendaraan yang dikendarai Amir, harimau itu kembali masuk ke arah parit dan tidak melanjutkan penyeberangan," jelas Supartono.

Saksi juga mengatakan, harimau itu tidak menunjukkan perilaku agresif terhadap kendaraan maupun pengendaranya.

"Tim BBKSDA Riau sudah melakukan pengecekan di lokasi, tetapi tidak menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan Harimau Sumatera," kata Supartono.

Keterangan beberapa warga setempat, kemunculan harimau di wilayah tersebut bukanlah kejadian baru. Warga mengaku beberapa kali melihat harimau melintas di sekitar lokasi, namun tidak pernah menyerang.

Menyikapi itu, BBKSDA Riau akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak terkait untuk melakukan pemantauan secara intensif serta melaksanakan langkah-langkah mitigasi konflik satwa liar.

Sebagai langkah pencegahan, warga diminta mengaktifkan patroli siskamling pada malam hari serta segera melaporkan kepada petugas BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila mengetahui keberadaan Harimau Sumatera maupun satwa liar lainnya di sekitar permukiman atau area aktivitas masyarakat.

BBKSDA Riau mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari aktivitas seorang diri di kawasan yang diduga menjadi lintasan satwa liar, terutama pada sore hingga malam hari.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemuda di Dumai Hilang Setelah Diterkam Buaya
Hingga Dinihari, Warga dan Personil Polsek Gaung Jinakkan Buaya yang Masuk ke Perumahan
Dalam Waktu Tiga Hari, Dua Nyawa Melayang Akibat Serangan Harimau di Pelalawan
Dua Hari Dirawat, Nelayan Rohil yang Diterkam Buaya Meninggal Dunia
Bocah Perempuan di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau, Leher Luka Parah
Buaya Muncul di Pos Polairud dan Pelabuhan Tembilahan
komentar
beritaTerbaru