Dua Hari Dirawat, Nelayan Rohil yang Diterkam Buaya Meninggal Dunia
kabarmelayu.com,ROHIL Seorang nelayan Dusun Harapan Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), akhirnya menghembuskan nafas
Peristiwa
Aipda Anton Sujarwo, personil Polairud menyaksikan kemunculan reptil ganas tersebut. Menurutnya buaya terlihat beberapa kali di kawasan yang sama.
"Sudah berapa kali saya lihat. Kalau ini kemarin pagi saya lihat sekitar. Diperkirakan panjangnya tiga sampai empat meterlah," kata Aipda Anton, Kamis (9/7/26).
Baca Juga:
Mencegah terjadi hal tak diinginkan, ia pun meminta kepada anggotanya untuk menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil untuk melakukan penanganan.
"Inikan (buaya) hewan dilindungi. Makanya kita hubungi dinas terkait untuk penanganannya," ungkap Aipda Anton lagi.
Baca Juga:
Usai berkoordinasi, delapan petugas DPKP tueun ke lokasi. Bersama sejumlah petugas dari Polairud mereka langsung melakukan penyisiran. Namun, si raja sungai tersebut tak terlihat lagi.
Petugas juga sempat mengitari areal pelabuhan parit 21 Tembilahan. Saat jtu petugas DPKP sempat menerima laporan ada penampakan seekor buaya di daerah itu. Namun, penyisiran lebih kurang dua jam tersebut tetap tak membuahkan hasil.
"Saat ini kami secara lisan telah mengimbau kepada warga khususnya beraktifitas di perairan atau bermukim di sepanjang aliran sungai agar waspada kemunculan buaya. Kami juga akan membuat spanduk imbauan yang sama untuk mengingatkan kepada warga," papar Aipda Anton.
Kepala DPKP Inhil Junaidy melalui Kabid Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana, Hendra Supianto membenarkan penampakan buaya tersebut. Petugas DPKP akan terus memantau kemunculan sangvbuaya.
"Betul, setelah menerima laporan dari Polairud, kami langsung menurunkan delapan petugas ke lokasi," ujarnya.
Kemunculan buaya di Inhil bukanlah hal baru. Kondisi geografis Kabupaten Inhil yang didominasi kawasan rawa dan aliran sungai menjadikan wilayah tersebut sebagai habitat alami buaya.
Hendra mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika beraktifitas di sungai. Ia juga meminta jika ada penampakan buaya lagi, agar cepat menghubungi petugas DPKP.
kabarmelayu.com,ROHIL Seorang nelayan Dusun Harapan Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), akhirnya menghembuskan nafas
Peristiwa
kabarmelayu.com,KUANSING Konflik lahan antara kelompok tani Sakato Basamo (SKB) Nagori Pangean dengan PT. Riau Andalan Pulp And Paper (RAP
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menangani kasus diare yang menimpa warga di Jalan Pantau RT 0
Kesehatan
Djamari Chaniago Pemerintah Dukung Penuh Penegakan Hukum Tanpa Intervensi
TNI/Polri
kabarmelayu.com Komitmen Polri dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan me
Lingkungan
Kemnaker Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP untuk Jadi Mitra MagangHub
Ekbis
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026. Ke
Article
kabarmelayu.com,PELALAWAN Peristiwa tragis terjadi di Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Seorang anak perempuan ber
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT memimpin Rapat Penguatan Bimbingan Teknis Peninjauan Ulang Verifik
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seekor buaya diperkirakan berukuran tiga meter lebih muncul di sekitaran Pos Polisi Perairan dan Udara (Polairud
Peristiwa