Senin, 02 November 2026 WIB

Diterkam Buaya, Nenek di Kuansing Selamat

Redaksi - Senin, 02 November 2026 13:26 WIB
Diterkam Buaya, Nenek di Kuansing Selamat
Foto: AFP
kabarmelayu.com,KUANSING – Nenek Rosnidar (75), warga Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) selamat dari terkaman buaya sungai Kuantan. Rosnidar diterkam si raja sungai saat sedang mencucui piring di tepian Gudang Pulau Gobah, Ahad (1/11/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa yang terjadi begitu cepat itu bermula saat Nenek Rosnidar sedang mencuci piring. Tak disadari, seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dari dalam sungai dan langsung menyambar lututnya.

Menurut penuturan Rosnidar, gigitan buaya tersebut hanya berlangsung beberapa detik. Hewan predator itu kemudian melepaskan gigitannya dan melompat kembali ke tengah sungai. Meski berhasil menyelamatkan diri, Rosnidar mengalami luka sobek pada bagian lutut dan tangan kanannya. Dalam kondisi bersimbah darah, ia bergegas pulang untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga:

Keluarga kemudian membawa korban ke Klinik Azam Medika di Desa Lubuk Ambacang untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Klinik Azam Medika, dr. Cindy Claudia mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat dua luka terbuka pada tubuh korban, masing-masing di bagian kaki dan tangan kanan.

Baca Juga:

"Dua luka menganga di kaki dan tangan kanan. Total 20 jahitan. Setelah stabil, korban kami pulangkan," ujar Cindy.

Kejadian ini kembali mengingatkan warga terhadap ancaman buaya di kawasan Sungai Kuantan. Di tepian Gudang Pulau Gobah bukan ini bukan kali pertama terjadi serangan buaya.

Sebelumnya, sudah tiga orang dilaporkan pernah diserang buaya di tepian yang sama, tepatnya di sekitar pancang start arena pacu jalur.

Kapolsek Hulu Kuantan, AKP Repriadi, SE, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan personel kepolisian telah turun ke klinik untuk mendampingi korban.

Menyikapi kejadian berulang tersebut, polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di titik yang dikenal rawan serangan buaya.

"Di lokasi itu sudah berulang kali terjadi. Kami imbau warga lebih waspada, terutama yang masih cuci dan mandi di sungai," kata Repriadi.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Beruang Berkeliaran di Permukiman Warga Kerumutan
Bangkai Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Bakau Mandah Inhil
Dunia Konservasi Berduka, Diego Mati di PLG Minas Riau
Ngeri! Nelayan Inhil di Inhil Selamat dari Terkaman Buaya, Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
Buaya Terkam Warga di Sungai Sendewo Meranti
Info Kemunculan Harimau di Pasir Putih Kampar Dipastikan Hoaks
komentar
beritaTerbaru