Senin, 04 Mei 2026 WIB

Tiga Petugas Rutan Diduga Biang Kerok Kekesalan Para Napi Sialang Bungkuk

Harijal - Minggu, 07 Mei 2017 14:35 WIB
Tiga Petugas Rutan Diduga Biang Kerok Kekesalan Para Napi Sialang Bungkuk
rec
I Wayan Kusmianta Dusak, Dirjen Lembaga Pemasyarakatan Kementerian hukum dan HAM RI, memberikan keterangan kepada sejumlah awak media usai meninjau kondisi Rutan Sianglang Bungkuk Pkeanbaru, Sabtu (6/5/2017) sore.

PRKANBARU, kabarmelayu.com - Negosiasi pasca kerusuhan dengan kaburnya ratusan narapidana dan tahanan antara pihak TNI/ Polri dengan seribuan tahanan salah satu tuntutan mereka adalah meminta pihak rutan menghentikan pungli (pungutan liar) dan menindak tegas petugas rutan sebagai biang kerok dalam kerusuhan tersebut.

Demikian dijelaskan juru bicara Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo Jumat (5/5/2017). 

"Para tahanan mengaku tidak tahan lagi dengan perlakukan buruk sejumlah oknum rutan. Para tahanan menyebut sering mendapat perlakuan buruk dari pihak rutan. Sejauh ini kita belum dapat konfirmasi dengan Kepala Rutan," tukasnya.

Baca Juga:

Informasi dari para napi yang menghuni Rutan Klas II B Sialang Bungkuk ditemui awak media mengaku ada tiga nama yang menjadi sasaran kekesalan mereka, Tf, Wa dan Tm.

"Tf merupakan kepala keamanan Rutan atau KPR, kalau pindah-pindah kamar bayar atau tamu-tamu besuk bayar sama dia, tambah waktu besuk bayar lagi, masalah air sebagai pemicu dijatah sama dia kalau ada duitnya," ujar mereka.

Baca Juga:

Berikut Wa sang komandan jaga di dalam rutan dia mengelola kantin dengan harga melambung, dan terakhir Tm di bagian register di rutan tersebut.

"Ketiga nama ini bekerjasama sehingga pada napi mendapatkan perlakuan buruk selama ini," ungkap keluarga korban saat ditemui di Rutan Sialang Bungkuk, Sabtu (6/5/2017). 

Sementara, buntut kaburnya tahanan Rutan Sialang Bungkuk berdampak pada pencopotan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Sialang Bungkuk Teguh Trihatnanto. Tindakan tersebut dilakukan mengingat dirinya harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Kita segera menggantikannya, karena dinilai bertanggung jawab atas larinya 448 tananan Rutan," kata I Wayan Kusmianta Dusak, Dirjen Lembaga Pemasyarakatan Kementerian hukum dan HAM RI pada sejumlah awak media saat meninjau kondisi terkini di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Sabtu (6/5/2017) siang.(ars/har)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru