HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
BANDUNG - Polisi membeberkan hasil autopsi jenazah Suryo Utomo (31), dosen School Buissine Management Institut Teknologi Bandung (ITB). Dari hasil autopsi sementara di RSUD Cianjur itu, polisi menduga kuat Suryo Utomo tewas akibat bunuh diri dengan meloncat ke jurang.
Suryo Utomo sempat hilang secara misterius sebelum ditemukan meninggal dunia di Waduk Cirata, Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada 13 Mei 2017. Untuk mengungkap misteri penyebab kematiannya, jenazah dosen ITB itu lalu diautopsi.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus mengatakan, dari hasil autopsi menunjukkan bahwa terdapat luka yang tidak tertata di kepala Suryo Utomo. Selain ada sayatan di tangan kiri atas, terdapat juga empat bagian tulang iga dada kirinya patah.
Baca Juga:
Selain itu, di bagian belakang tubuh korban terdapat patahan tulang punggung kiri dan kanan, di bagian paha kanan patah tertutup. Selanjutnya ada resapan darah di bagian kepala dan dada Suryo Utomo.
Maka dari itu, polisi menduga kuat bahwa korban meninggal karena bunuh diri. "Dugaan bahwa korban bunuh diri dengan meloncat ke jurang dari ketinggian 20 meter, TKP meloncat ke jurang tidak jauh dari ditemukannya kendaraan pribadinya," kata Yusri Yunus, Selasa (16/5/2017).
Baca Juga:
Mobil Toyota Vios berpelat F 1031 DC yang dikendarai Suryo Utomo sebelum dinyatakan hilang ditemukan polisi dalam kondisi tak berawak di Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Kamis 11 Mei 2017 atau sehari setelah dosen ITB itu menghilang.
Yusri menuturkan, sebelum meloncat, hasil pemeriksaan polisi menyebutkan Suryo Utomo diduga sempat berupaya bunuh diri dengan menyayat lengan kirinya, namun tak berhasil. Kemudian ia mencoba mengguyur dirinya dengan bensin untuk bakar diri.
"Dia mencopot celananya karena kepanasan dan terlihat dari hasil autopsi ada luka bakar di kakinya. Selain itu tercium bau bensin dari tubuhnya itu," tambahnya.
Polisi saat ini masih mendalami lagi kasus tersebut. "Sebelumnya keluarga menyatakan korban tertekan tapi penyebabnya apa masih kita dalami," terangnya.
Sebelum ditemukan tewas, Suryo Utomo sempat mengantar ibunya Ika Rini Astuti ke Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu 10 Mei 2017. Ia lalu menghilang dan didapati sudah tak bernyawa di Cianjur.
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan