Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Berbagai penyakit masyarakat seperti perjudian, praktek mesum serta penyalah gunaan narkoba sudah bertebaran di kabupaten Rokan Hilir. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rokan Hilir mengajak tokoh Lintas Agama dan tokoh masyarakat duduk bersama guna melakukan pencegahan agar terhindar dari bencana.
Berbagai penyakit masyarakat (Pekat) di Ibukota Bagansiapiapi dinilai MUI dan sejumlah tokoh Lintas Agama serta Pemuda sudah sangat meresahkan. Diperparah lagi kegiatan tersebut berada di lingkungan warga.
"Perjudian dan praktek mesum serta Narkoba sudah bertebaran di negeri berjuluk Seribu Kubah ini. Ketika kita tak peduli maka Allah akan turunkan bala, bala itu bisa banjir, atau bahkan bisa bencana lainnya," kata Wan Ahmad Saiful kepada awak media yang hadir di kediaman Ketua MUI jalan Masjid, Ahad (3/9/2017).
Baca Juga:
Sebagai perwakilan ulama Rokan Hilir, H Wan Ahmad Saiful sangat mendukung hajatan besar yang bakal dilakukan oleh tokoh lintas agama dan tokoh lintas etnis, juga sejumlah organisasi kepemudaan yang telah bersatu untuk memerangi Pekat tersebut. Hal ini langkah terakhir menemukan solusinya.
Hajatan yang dimaksud adalah menggelar protes besar-besaran atau aksi damai yang dilakukan dengan santun kepada pihak penegak hukum, khususnya Kapolda Riau dan pihak perwakilan rakyat serta pihak pemimpin daerah sendiri.
Baca Juga:
Ditempat yang sama, tokoh masyarakat Bagansiapiapi, M Nizar menyebutkan bahwa dalam hal ini mereka akan mengarah ke wakil rakyat di gedung DPRD Rokan Hilir dan Bupati Rokan Hilir terlebih dahulu. jika tak ada solusi maka mereka yang duduk bersama mengagendakan aksi damai di depan Polda Riau.
"Kita akan mengarahkan hal ini ke DPRD dan Bupati terlebih dahulu untuk meminta solusi, namun jika wakil rakyat tak dapat memberikan solusi maka kita akan melakukan aksi damai atau demo di depan Polda Riau," Sambung M Nizar.
Dari pantauan riaueditor.com hadir dalam gelar duduk bersama tersebut, beberapa tokoh masyarakat, tokoH agama, Ketua Hipemarohi, KNPI Rohil, tokoh Tionghoa, tokoh Suku Batak, sejumlah Aktifis dan Ahli Hukum. Mereka membahas sejumlah Pekat dan permasalahan terkini yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir. (hen)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen