Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Akibat Banjir dan Longsor, Jalur Lintas Riau Sumbar dialihkan Lewat Kiliran Jao

Harijal - Minggu, 31 Desember 2017 00:00 WIB
Akibat Banjir dan Longsor, Jalur Lintas Riau Sumbar dialihkan Lewat Kiliran Jao
ist.
Kondisi banjir di Jalan Lintas Riau - Sumut KM 37 di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumbar.

PEKANBARUĀ - Pasca terjadinya longsor dan banjir di lintas Jalan Riau - Sumatera Barat, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Riau mengalihkan jalur dari Provinsi Riau ke Sumatera Barat via Kabupaten Kampar.

"Benar, ada pengalihan arus, tapi tidak signifikan. Belum terlihat volume yang melonjak," kata Direktur Ditlantas Polda Riau, Kombes Pol M Rudi Syarifuddin di Pekanbaru, Sabtu (30/12/17).

Meski begitu, Kepolisian Resor Kampar sudah membuat imbauan untuk sementara tidak bisa dilewati dan menyarankan jalur alternatif via Kabupaten Kuantan Singingi. Nantinya akan sampai ke Kiliran Jao, Kabupaten Sijunjung, Sumbar.

Baca Juga:

Sementara diinformasikan Polres Limapuluh Kota, Sumbar saat ini banjir dari luapan sungai tepatnya di Kilometer 37 Dekat SPBU Pangkalan. Panjang banjir bisa mencapai empat kilometer, sehingga kendaraan kecil belum bisa melewati, akan tetapi kendaraan tinggi bisa melintas.

Adapun Jarak dari titik banjir ke Perbatasan Riau-Sumbar di Kampar 30 KM dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam. Ini diinformasikan kepada pengendara yang mengarah ke Sumbar melalui Kampar.

Baca Juga:

Sejak Jumat malam (29/12/2017) hingga kini banjir terus mengenai jalan lintas penghubung Sumatera Barat menuju Provinsi Riau. Lokasi banjir tepatnya di sekitar Jorong Sopang Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumbar.

Daerah tersebut menjadi langganan banjir dan tanah longsor setiap kali curah hujan meningkat. Sejak Sabtu pagi hingga kini jalan masih tertutup genangan air dan sulit dilalui oleh kendaraan kecil dan sepeda motor. Ketinggian banjir diperkirakan mencapai satu meter lebih.***

SHARE:
beritaTerkait
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan
Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah
Peringati HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Skandal Paspor Ganda, Ancaman Serius Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia
komentar
beritaTerbaru