Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Setelah menerkam dua orang warga di kecamatan Pelangiran kabupaten Inhil, Riau, Harimau Sumatera berjenis kelamin betina yang diberi nama Bonita itu pun dilumpuhkan dengan tembakan bius oleh Tim gabungan BBKSDA Riau.
Namun naas, dalam perjalanan evakuasi menuju ke lokasi observasi hewan liar tersebut menghilang dan tidak terpantau saat mobil yang digunakan tim terpuruk di tengah malam buta dan gelap gulita.
Bonita menghilang saat mobil evakuasi terperosok di tengah perkebunan kelapa sawit tak jauh dari lokasi harimau itu dilumpuhkan dengan tembakan bius.
Baca Juga:
"Situasi mencekam, Bonita tak terpantau lagi, tidak tahu juga apakah kabur atau bagaimana, karena sekarang mobil evakuasi terjebak, terpuruk, dan suasana di tengah kebun gelap gulita," ungkap Kepala BBKSDA Riau Suharyono, dihubungi melalui selulernya Jumat (16/3/2018) malam.
"Situasi agak mencekam antara teman-teman saat ini, karena Bonita tidak terpantau lagi," ulasnya.
Baca Juga:
Tim, sebut dia, masih tetap berjaga-jaga di lokasi Bonita menghilang sambil menunggu bantuan penerangan dan alat berat untuk menggerek mobil yang terperosok.
"Untuk teman-teman, aman, semua berkumpul dan tidak ada yang bercerai berai," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, sekor Harimau Sumatera yang diduga penerkam dua warga hingga tewas, Jumat (16/3/2018) malam dikabarkan berhasil dilumpuhkan tim gabungan.
Bonita, nama harimau betina itu, dilumpuhkan tim gabungan BKKSDA, Polri dan TNI menggunakan senjata bius. Hal itu dibenarkan Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Jumat (16/3/) malam.
Setelah terkena tembakan bius di camp Eboni, tepatnya di box trap 3 dan 4, terang Suharyono, Bonita mulai melemah hingga tertidur.
"Ditembak bius kena, terus dia jalan pelan, duduk dan langsung tertidur," sebut dia.
Untuk memastikan keselamatan Harimau Sumatera itu, tim langsung mengevakuasi hewan liar tersebut ke lokasi observasi malam ini juga.
"Diusahakan malam ini, mudah-mudahan bisa," tutupnya.
Bonita sendiri mulai diburu tim gabungan bersenjata bius dan peluruh tajam sejak Kamis semalam dan berhasil dilumpuhkan Jumat malam. ***
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen