Senin, 04 Mei 2026 WIB

Pengakuan Mengejutkan Guru SMP Penyebar Hoax Surat Suara 7 Kontainer

Harijal - Jumat, 11 Januari 2019 16:43 WIB
Pengakuan Mengejutkan Guru SMP Penyebar Hoax Surat Suara 7 Kontainer
Photo : VIVA.co.id/Danar Dono
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.

Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial MIK (38), yang merupakan buzzer maupun penyebar hoax 7 kontainer surat suara Pemilu sudah tercoblos lewat media sosial, kepada polisi mengaku bahwa dia membuat sendiri narasi kalimat unggahannya di Twitter.

Kepada penyidik Polda Metro Jaya, dia mengaku sengaja melakukan hal itu dengan maksud memberitahukan kepada tim pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02. Namun, motif pelaku hingga kini masih didalami. Awalnya dia menyebut hanya merasa ingin mengunggah saja. 

Namun, polisi tidak percaya begitu saja. Oleh sebab itu MIK masih diperiksa secara intensif. Diketahui bahwa dia sempat melakukan mention hoax itu ke akun Twitter juru bicara Badan Pemenangan Nasional, Dahnil Anzar Simanjuntak dan memintanya menindaklanjuti berita 7 kontainer surat suara.

Baca Juga:

"Akun Twitter atas nama @chiecilihie80 menuliskan kalimat, mention ke akun Twitter @dahnilanzar," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Jumat 11 Januari 2019.

Awalnya MIK tak mengaku kepada polisi kalau dia yang membuat narasi itu sendiri. Dia berdalih kalimat merupakan salinan dari akun medsos lain. Namun dia tak bisa menunjukkan asalnya.

Baca Juga:

"Bahwa setelah informasi tersebut viral, tersangka menghapus postingannya dari akun Twitter miliknya," katanya.

Sebelumnya, polisi sudah menangkap empat tersangka penyebaran hoax tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos yang dikabarkan ditemukan di Pelabuhan Tanjung Priok. Pelaku berinisial J, HY, LS dan BBP. Keempatnya ditangkap di tempat dan pada waktu yang berbeda. 

(viva.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru