Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
DUMAI,kabarmelayu.com - Pelaksanaan Groundbreaking Jalan Tol Pekanbaru-Dumai oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini tak kunjung terlaksana, karena masih adanya beberapa kendala yang hingga saat ini belum diselesaikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiani Adia kepada wartawan, usai melakukan kunjungan kerja spesifik di Terminal Pelabuhan Roro Kota Dumai, Riau, Jumat (7/10/2016). Dimana jalan tol yang sudah menjadi penugasan dari Presiden RI belum bisa terlaksana di Riau.
"Yang menjadi kendala belum adanya pembebasan lahan. BPN harus ditingkatkan kinerjanya dan harus ada progres. Sehingga Presiden RI bisa segera groundbreaking. Karena lahan belum dibebaskan (semua), ya belum ada groundbreaking," beber politisi dari Fraksi PKS.
Baca Juga:
Sementara itu target dilaksanakannya groundbreaking harus pada masa pemerintahan Jokowi. "Dimasa Jokowi harus dilaksanakan (groundbreaking, red). Targetnya sebelum 2018 sudah bisa ada groundbreaking," ujarnya.
Menurutnya, apakah pembangunan tol dari Dumai ke Duri dulu. Tentunya harus ada segmen-segmen yang diselesaikan. Komisi V DPR RI akan mendukung. Baik alokasi pembebasan lahan, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Baca Juga:
"Untuk keuangan pembebasan lahanya di PU dan investor untuk keuangan konstruksinya. Jadi kalau dari BPN sudah jelas, PU kan tinggal bayar saja," ujarnya.
Baginya, dengan adanya Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, mampu memperlancar distribusi orang dan barang, antara Pekanbaru dan Dumai. Komisi V DPR RI pun akan melakukan evaluasi dengan Dirjen Bina Marga terkait pembebasan lahan.
"Informasi yang kita terima dari balai, memang ada keterlambatan dari BPN. Sebenarnya PU tinggal bayar saja, BPN yang membebaskan lahannya," katanya lagi.
Sementara itu, ada tidaknya lahan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang masuk dalam kawasan hutan, dirinya tidak mengetahui secara terperinci. "Saya belum ada informasi dan kalau ada masalah masuk kawasan hutan kita koordinasikan dengan Kementerian Kehutanan," pungkasnya.
Belum lama ini Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman kepada wartawan mengatakan, bahwa Pemprov Riau optimis pertengahan 2017 sepanjang 9 km Jalan Tol Pekanbaru-Dumai bisa selesai, sebelum groundbreaking. "Kita selesaikan yang 9 km ini dulu. Kita harap, pertengahan 2017 sudah bisa groundbreaking," jelasnya.
(goriau.com)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri