Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
KENDAL – Jagat maya dibuat gempar dengan beredarnya video pendek penganiayaan orang tua yang dilakukan seorang pemuda. Belakangan diketahui, pelaku penganiayaan merupakan Youtuber, Iyus Sinting.
Dalam rekaman video pendek tersebut, pelaku tega menganiaya kakeknya. Pelaku beberapa kaki menendang korban yang sudah dalam posisi tersungkur dan hanya dapat bertahan. Bahkan dalam satu tayangan, tampak pelaku menempeleng wajah korban.
Video yang viral dan menuai kecaman warganet ini terjadi di Dukuh Deles, Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah. Kejadian pada Minggu 17 November 2019, namun videonya baru beredar luas pada Rabu 20 November 2019.
Baca Juga:
Polisi yang mendapat informasi pun menangkap pelaku karena dinilai telah menimbulkan keresahan. Dia diamankan ke Polsek Limbangan untuk diminta keterangan, pada Kamis (21/11/2019).
Identitas pelaku penganiayaan yakni Yusminardi (22) yang memilik akun Youtube Iyus Sinting. Kepada petugas dia mengaku tidak tahu jika kejadian itu direkam hingga akhirnya viral.
Baca Juga:
Pengakuannya, semua bermulai karena rasa emosi hingga memicu kemarahannya yang tak terkendali. “Saya juga tidak tahu kenapa bisa sampai seperti itu. Saya hanya lagi emosi,” ujar Yusminardi seperti dikutip iNews.
Menurut pelaku, emosinya tersulut lantaran sewaktu mandi mendapati ada pelet atau pakan ikan dalam bak penampungan air. Bahkan, beberapa pelet sempat masuk ke mulut saat dia berkumur dan sikat gigi.
“Awalnya lagi bersihin tempat ikan. Saya sudah pindahkan ikannya ke tempat lain. Tapi ikan itu dimasukkan kakek saya ke dalam bak mandi dan diberi makan. Di situlah saya merasa emosi,” katanya.
Yusminardi mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya. Dia juga pasrah jika harus mendapat ganjaran atas perbuatannya.
Sementara Wasidi, kakek pelaku sekaligus korban penganiayaan dalam kejadian tersebut tak sekalipun marah. Dia beberapa kali memohon polisi agar jangan membawa dan memborgol cucu yang menganiayanya.
Wasidi bahkan memeluk dan mengecup cucu hingga meneteskan air mata ketika polisi membawanya ke Unit PPA Polres Kendal.
Kapolsek Limbangan Iptu Agus Riyanto mengatakan, kejadian penganiayaan masih dalam pendalaman. Pelaku tidak mengetahui perbuatannya direkam sepupunya yang masih kelas V SD hingga akhirnya viral.
“Mereka sudah saling maaf memaafkan. Karena masih keluarga, mereka meminta agar kasus ini tidak berlanjut,” kata Agus.
Diketahui, pelaku sejak masih kecil sudah ikut tinggal bersama korban. Dia baru pulang bekerja di Malaysia. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lanjutan, sedangkan ponsel yang digunakan untuk merekam telah diamankan sebagai barang bukti.
(okezone.com)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen